Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Afriyan: Hari Juang TNI AD ke-79, TNI Lahir dari Rakyat dan untuk Rakyat

Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Afriyan: Hari Juang TNI AD ke-79, TNI Lahir dari Rakyat dan untuk Rakyat
Dandim 0205/TK Letkol Inf.Ahmad Afriyan Rangkuti pimpin langsung Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD yang ke 79,acara tersebut di laksanakan di lapangan Makodim Desa Raya Kecamatan Berastagi,Kabupaten Karo pada Minggu (15/12/2024). (kliksumut.com/Herman Harahap)

REPORTER: Herman Harahap
EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | KARO – Dandim 0205/TK Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti memimpin Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD ke-79 yang dilaksanakan di Lapangan Makodim 0205/TK, Jalan Jamin Ginting, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Minggu (15/12/2024).

Hari Juang TNI AD tahun ini mengusung tema “TNI Angkatan Darat Berjuang Bersama Rakyat”, yang menegaskan jati diri TNI AD sebagai tentara yang lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat.

Dalam amanatnya, Dandim 0205/TK membacakan pesan KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh prajurit dan pegawai TNI AD atas dedikasi mereka. “Selamat Hari Juang TNI AD Tahun 2024. Terima kasih atas pengabdian dan perjuangan seluruh prajurit serta keluarga besar TNI AD,” ucap Dandim saat mengutip amanat KASAD.

BACA JUGA:;Jalur Medan-Berastagi Terisolasi Akibat Longsor, Polres Karo Pasang Banner Himbauan Jalur Alternatif

Makna Hari Juang TNI AD

Peringatan Hari Juang TNI AD setiap tahun menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan bersama rakyat dalam mempertahankan kedaulatan negara. Semangat perjuangan ini tercermin dalam tema tahun ini, yang menegaskan peran TNI AD sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.

“Kekuatan TNI AD tidak hanya berasal dari kedisiplinan dan kemampuan militernya, tetapi juga sinergi kokoh dengan rakyat. Dari rakyat kita lahir, bersama rakyat kita berjuang, dan untuk rakyat kita mengabdi,” tegas Letkol Inf Ahmad Afriyan.

Ia juga mengingatkan kembali perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, simbol keteladanan prajurit TNI AD. “Keberanian, ketulusan, dan pengabdian tanpa pamrih dari Jenderal Soedirman adalah semangat yang menjadi pondasi Hari Juang TNI AD,” imbuhnya.

Peran TNI AD di Tengah Tantangan Bangsa

Dalam situasi saat ini, TNI AD tak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga aktif membantu masyarakat melalui program-program strategis. Letkol Inf Ahmad Afriyan menyoroti inisiatif seperti Manunggal Air, Ketahanan Pangan, dan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) yang telah memberikan dampak nyata di masyarakat.

BACA JUGA: Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Karo 2024, TNI-Polri Maksimalkan Pengamanan

“TNI AD hadir untuk mendengar, memahami, dan mengatasi kesulitan rakyat. Perjuangan kami adalah perjuangan bersama rakyat, terutama menghadapi tantangan bangsa seperti krisis pangan, air, hingga bencana alam,” ujar Dandim.

Program-program tersebut menunjukkan bagaimana TNI AD terus beradaptasi dan berinovasi, memperkuat hubungan dengan rakyat serta menjadi solusi dalam mengatasi berbagai persoalan masyarakat, terutama di wilayah terpencil.

Hari Juang TNI AD ke-79 menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara TNI dan rakyat, sekaligus menegaskan bahwa perjuangan TNI AD selalu bersama dan untuk rakyat Indonesia. (KSC)

Bacaan Lainnya

Pos terkait