Dable Terbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’, Termasuk TOP 30 Media di Indonesia

JAKARTA | kliksumut.com – Dable, platform content discovery terkemuka di Asia, hari ini, Selasa (23/3/2021) menerbitkan ‘Digital Media Landscape 2021’ yang menyajikan lanskap media online dan perilaku mengonsumsi konten.
 
Lanskap media adalah publikasi kedua Dable yang disertai dengan infografis kelompok-kelompok media yang ada di Indonesia, berbagai kategori, dan daftar ‘Top 30 Media’ berdasarkan data dari Comscore, Alexa, dan Red Volcano (perusahaan analisis data global). Selain itu, perusahaan juga merilis perilaku konsumsi media dengan menganalisa data dari 200 partner media di Indonesia.

Digital Media Landscape Indonesia 2021
 
Dable, yang berpusat di Korea Selatan, adalah startup teknologi yang merekomendasikan konten-konten yang dipersonalisasi, seperti “Content you may like’, diproses melalui teknologi big data yang real time dan personalisasi.
 

Baca juga: Pemanah Medan Sumbang Medali Pada Ajang Popnas Jakarta


Di antara Top 30 Media di Indonesia, Okezone.com berada di ranking pertama, diikuti oleh Tribunnews and Kompas.com, yang berada di ranking kedua dan ketiga. Detik.com dan Grid.id juga berada di dalam daftar ‘Top 30 Media’ itu.

Sebanyak 10 kelompok media terbesar di Indonesia juga termasuk di dalamnya, yaitu Kompas Gramedia, KapanLagi Youniverse, Detik Network, MNC Media Group, GVM Network, IDN Network, Pikiran Rakyat Media Network, Tempo Media Group, VIVA, and Arkadia Digital Media. Di bawah tiap kelompok media juga tercantum media lain yang berada di bawah satu payung. Outlet media juga dikategorisasikan menjadi General news, Sports, Entertainment, Business/Finance, Gaming/Tech/Digital, Parenting, Health, Community, Food/Travel, Fashion/Lifestyle dan Otomotif, yang secara intuitif sangat memahami industri media di Indonesia.
 
Dable merilis data perilaku konsumsi konten berdasarkan pada gender, usia, dan perangkat yang dimiliki pengguna 50,4 persen laki-laki dan 49,6 persen perempuan. Distribusi berdasarkan usia menunjukkan bahwa pengguna berusia 25 sampai 34 tahun berada di urutan teratas dalam hal tingkat konsumsi konten yaitu 35 persen, disusul oleh pengguna berusia 18 sampai 24 tahun dengan tingkat konsumsi konten 28,6%.

Pos terkait