KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) patut berbangga! Cabang olahraga (cabor) cricket yang dipertandingkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut berhasil mengukir sejarah baru. Bertindak sebagai tuan rumah di nomor super sixes putra, tim cricket Sumut sukses merebut medali emas usai mengalahkan tim DKI Jakarta di partai final yang berlangsung Selasa (3/9/2024) di Lapangan Cerdas, Lubukpakam, Deliserdang, Sumatera Utara.
Salah satu sosok penting di balik kemenangan itu adalah Muhammad Gilang Prayoga, atlet muda kelahiran 28 November 2002, yang tampil cemerlang bersama rekan-rekannya. Lewat permainan penuh semangat, strategi tajam, dan jiwa sportivitas tinggi, tim cricket putra Sumut naik ke podium tertinggi, menandai prestasi emas pertama Sumut di cabor cricket sepanjang sejarah keikutsertaan di PON.
“Saya sangat senang dan bangga bisa membawa nama Sumut, khususnya kota kelahiran saya, Sibolga, meraih emas pertama di cricket PON. Ini adalah hadiah untuk masyarakat dan terutama orang tua saya,” ungkap Gilang dengan haru, Sabtu (11/10/2025)
Cricket sendiri bukan cabang baru di Indonesia. Cabor ini mulai masuk arena PON sebagai eksibisi sejak PON XVIII/2012 di Riau, kemudian dipertandingkan secara resmi di PON XIX/2016 Jabar dan PON XX/2021 Papua. Kini, pada PON XXI/2024, giliran Sumut menjadi panggung prestasi, sekaligus membuktikan kesiapan sebagai tuan rumah yang kompetitif dan berprestasi.
Muhammad Gilang Prayoga menjadi representasi generasi baru atlet cricket yang siap mengharumkan nama daerah di level nasional hingga internasional. Anak pertama dari lima bersaudara ini dikenal sebagai pribadi disiplin, rendah hati, dan menjunjung tinggi sportivitas — nilai yang dijunjung tinggi selama penyelenggaraan PON XXI.
Menjelang PON XXI/2024, Gilang dan tim menjalani Training Center (TC) intensif selama dua bulan penuh di Batalyon Komando 469 Kopasgat Polonia, Medan. Selama masa TC, para atlet harus mematuhi jadwal ketat: bangun pukul 04.00 WIB untuk latihan fisik, dilanjutkan latihan teknis, istirahat, serta latihan lanjutan hingga petang.
“Selama TC, kami dilarang membawa ponsel agar bisa fokus sepenuhnya pada latihan. Semua ini bagian dari program KONI Sumut dan Pengprov PCI Sumut agar kami siap merebut emas,” jelas Gilang, mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan (IKOR), Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED.
Selama dua bulan TC dan Pelatda, kebersamaan dan kekompakan menjadi kunci sukses tim cricket Sumut. Gilang mengenang momen-momen itu sebagai pengalaman tak terlupakan.
“Sukanya, kami saling belajar, kompak, dan mendapat perhatian besar dari pengurus PCI Sumut. Dukanya, ya saat PON berakhir, kami tidak bisa bersama seperti sebelumnya. Tapi kenangan itu akan selalu membekas,” katanya sambil tersenyum.
Meski begitu, semua perjuangan itu terbayar tuntas saat tim cricket putra Sumut naik podium emas. Tak hanya itu, Gilang juga turut mempersembahkan medali perunggu di nomor pertandingan lainnya, menambah daftar prestasi yang berhasil dicetak anak-anak Sumut di PON kali ini.
BACA JUGA: Gemilang di PON XXI/2024, Agung Prayogi Antar Tim Cricket Putra Sumut Raih Emas dan Dua Perunggu
Prestasi Muhammad Gilang Prayoga di PON XXI/2024 bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan cerminan harapan baru dunia cricket Sumatera Utara. Semangat juang, disiplin tinggi, serta dedikasi yang ditunjukkan menjadi modal penting untuk menatap masa depan yang lebih gemilang.
“Saya ingin terus belajar, berkembang, dan membawa nama Indonesia di ajang internasional. Terima kasih untuk semua dukungan ini baru permulaan,” tutup penggemar gulai ikan kakap merah ini, yang juga mengidolakan band Kerispatih. (KSC)








