KLIKSUMUT.COM – Band Cokelat, salah satu ikon musik rock Indonesia, kembali mencuri perhatian setelah mengumumkan kembalinya Kikan (vokal) dan Ervin Syam Ilyas (drum) pada 17 Agustus 2022, tepat di momen Hari Kemerdekaan. Comeback ini menandai reuni emosional setelah 12 tahun berpisah, dan disambut meriah oleh para penggemar setia, Bintang Cokelat.
Terbentuk pada 25 Juni 1996 di Bandung, Cokelat memilih nama yang terinspirasi dari makanan manis favorit banyak orang—cokelat—karena mereka ingin musiknya dapat dinikmati semua kalangan. Formasi awal band ini terdiri dari Kikan, Ronny, Robert, Bernard, dan Deden.
Setelah beberapa tahun berjalan, sejumlah perubahan personel terjadi, termasuk bergabungnya Ervin sebagai drummer menggantikan Deden, serta masuknya Edwin dan Ernest Syarif, dua gitaris kakak-beradik yang kini menjadi ciri khas sound Cokelat.
Cokelat dikenal luas lewat lagu “Bendera,” karya Eross Chandra, yang hingga kini menjadi salah satu lagu perjuangan paling populer dan sering diputar menjelang Hari Kemerdekaan. Di tahun 2006, Cokelat merilis album Untukmu Indonesiaku, berisi 10 aransemen ulang lagu-lagu nasional seperti Satu Nusa Satu Bangsa dan Bendera, yang semakin mengukuhkan identitas band ini sebagai band rock nasionalis.
Pada Maret 2010, Cokelat harus merelakan kepergian dua personel penting: Kikan dan Ervin. Padatnya jadwal disebut menjadi alasan utama. Kepergian ini menyisakan Ronny, Edwin, dan Ernest sebagai tulang punggung band.
Sejak ditinggal Kikan, Cokelat mengalami perjalanan panjang dalam mencari karakter vokal baru: Sarah Hadju (2011) – mundur karena ketidakcocokan. Jackline Rossy (2011–2019) – mengisi posisi vokalis selama hampir satu dekade. Aiu Ratna (2020) – resmi bergabung setelah kolaborasi yang dimulai sejak 2019.
Kehadiran Aiu memberi warna baru pada Cokelat, termasuk lewat rilis lagu “Anak Garuda” (2020) dan “Agresi” (2020). Di era pandemi, mereka juga merilis ulang lagu “Bagimu Negeri” sebagai bentuk penghormatan bagi tenaga medis.
Untuk mengisi kekosongan di posisi drum, Cokelat menggandeng Axel Andaviar pada 2018. Axel membantu memperkuat ritme Cokelat selama beberapa tahun hingga terjadinya reuni besar di 2022.
Pada 17 Agustus 2022, Cokelat mengejutkan publik dengan video resmi di media sosial yang menampilkan Kikan dan Ervin kembali ke formasi Cokelat. Para penggemar menyebut momen ini sebagai “kembalinya formasi emas,” mengingat betapa eratnya identitas Cokelat dengan suara khas Kikan dan gebukan drum agresif Ervin.
Kembalinya mereka disambut dengan komentar penuh nostalgia, banyak yang menyebut bahwa Cokelat kini kembali pada identitas terbaiknya, seperti era “Bendera.” (KSC)
TIM REDAKSI





