Andra and The BackBone: Perjalanan Panjang Sang Trio Rock Tanah Air, Dari “Sempurna” hingga “Langit Mimpi”

Andra and The BackBone: Perjalanan Panjang Sang Trio Rock Tanah Air, Dari “Sempurna” hingga “Langit Mimpi”
Andra and the BackBone (IST)

KLIKSUMUT.COM – Andra and The BackBone kembali menjadi sorotan publik setelah karya-karya mereka yang tak lekang oleh waktu kembali ramai dibicarakan. Grup musik rock yang dibentuk pada 2007 ini dikenal sebagai salah satu band berpengaruh di Indonesia, dengan sederet hits seperti Sempurna, Musnah, hingga Main Hati.

Kiprah mereka di industri musik Tanah Air juga telah dibuktikan lewat berbagai penghargaan bergengsi, termasuk di ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards).

Gagasan awal Andra Ramadhan—yang juga gitaris Dewa 19—untuk membuat proyek musik instrumental lahir pada 2004. Ia menggandeng gitaris lintas-genre Stevie Item, namun segmen pendengar yang terbatas membuat proyek tersebut bertransformasi menjadi band dengan vokalis tetap.

Pertemuan Andra dengan Deddy Lisan, seorang pengisi vocal guide sekaligus jurnalis musik, menjadi titik balik terbentuknya Andra and The BackBone pada 2007. Warna musik mereka banyak dipengaruhi oleh band-band rock alternatif seperti Foo Fighters dan Smashing Pumpkins.

Album perdana bertajuk Andra And The BackBone dirilis pada 20 Desember 2007 melalui EMI Indonesia. Album ini langsung mencuri perhatian publik dengan dua lagu pamungkas yang hingga kini menjadi anthem rock Indonesia: “Sempurna”, lagu balada penuh emosi yang kemudian dipopulerkan kembali oleh Gita Gutawa. “Musnah”, track bernuansa rock yang justru lebih sukses di tangga radio karena strategi promosi yang lebih tepat waktu.

Album ini meraih sertifikasi emas, menapaki penjualan lebih dari 75 ribu kopi—prestasi besar di tengah industri rekaman yang mulai berubah.

Tak butuh waktu lama, album kedua Season 2 dirilis pada 21 Maret 2008. Konsep musiknya tetap mengedepankan rock alternatif dengan balada emosional seperti: Main Hati, Hitamku dan Tak Ada Yang Bisa

BACA JUGA: Ungu, Dari Band Indie ke Fenomena Nasional: Kisah Perjalanan Musik yang Tak Pernah Padam

Bacaan Lainnya

Strategi merilis single Main Hati lebih awal terbukti jitu: album tersebut menembus penjualan 40 ribu kopi dalam dua bulan.

Love, Faith & Hope (2010)

Album ketiga ini menggabungkan lima lagu baru dan lima lagu akustik hasil aransemen ulang dari album sebelumnya. Single Jalanku Bukan Jalanmu menjadi pembuka yang kuat dengan tema percintaan penuh energi.

IV (2012)

Album keempat dirilis unik melalui paket khusus majalah Rolling Stone Indonesia edisi Mei 2012. Distribusi eksklusif sebanyak 6.000 kopi ikut memperkuat persona band yang artistik dan berbeda.

Victory (2013)

Album kelima yang rilis melalui Universal Music Indonesia ini menghadirkan warna musik lebih pop dan minimalis. Single Victory menjadi lagu pertama mereka berbahasa Inggris dan bahkan digunakan RCTI untuk menyambut kedatangan klub sepak bola Arsenal F.C. di Indonesia.

Album Victory pun dinobatkan sebagai Album Rock Terbaik AMI Awards ke-17.

Sejak 2014, Andra and The BackBone memilih jalur independen dan fokus merilis single setiap tahun, sejalan dengan perubahan tren industri musik.

Beberapa rilisan penting:

2016 – Panah Takdir

Single pertama mereka yang menjadi soundtrack film Remember The Flavor.

2018 – Deja Vu

Sebuah lagu bernuansa rock dengan distorsi tebal dan sentuhan biola di intro—lagu lama yang akhirnya dirilis pada momentum yang tepat.

2019 – Song For You

Tembang lembut tanpa distorsi gitar, menunjukkan sisi mellow band ini.

2022 – Langit Mimpi

Kembalinya nuansa Dewa 19 yang kental. Video klipnya menampilkan ketiga personel bersepeda mengelilingi kota, menghadirkan nostalgia sekaligus kesederhanaan.

BACA JUGA: Wayang, Band Legendaris Asal Bekasi yang Tetap Eksis di Dunia Musik Indonesia

Meski industri musik berubah drastis menuju era digital, Andra and The BackBone tetap mampu mempertahankan eksistensinya. Dengan gaya musik yang konsisten, kualitas aransemen yang kuat, serta basis fans yang loyal, mereka masih menjadi salah satu ikon rock Indonesia.

Lebih dari 17 tahun berkarya, Andra and The BackBone telah membuktikan diri sebagai band yang mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitas. Dari Sempurna hingga Langit Mimpi, perjalanan mereka menunjukkan bahwa musik yang jujur dan otentik akan selalu menemukan tempat di hati pendengarnya. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait