KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Sorot bahagia terpancar di wajah para atlet Indonesia yang menerima bonus atas prestasi gemilang mereka di SEA Games Ke-33 Tahun 2025 Thailand. Salah satunya adalah Chelsie Monica Ignesias Sihite, pecatur putri Indonesia yang sukses menjuarai nomor beregu putri dan membawa pulang medali emas.
Dalam kesempatan ini, Chelsie menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta seluruh pihak yang mendukung atlet sebelum berangkat ke ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
“Pastinya terima kasih atas dukungannya dari sebelum kita berangkat, sehingga semua lancar dan sampai kita bisa memberikan prestasi bagi Indonesia,” ujar Chelsie, perempuan kelahiran Balikpapan dikutip dari laman Kemenpora, Senin (12/1/2026)
BACA JUGA: Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet SEA Games 2025, Emas Perorangan Capai Rp1 Miliar
Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia yang selalu memberikan dukungan. “Terima kasih untuk apresiasinya buat Pemerintah, Pak Presiden, dan juga semuanya. Pastinya terima kasih buat masyarakat Indonesia sudah memberikan dukungan,” tambahnya.
Sebagai peraih medali emas nomor beregu, Chelsie berhak menerima bonus uang tunai senilai Rp500 juta. Atlet berusia 30 tahun ini sudah memiliki rencana untuk bonus tersebut.
“Kalau ditanya untuk apa bonusnya, pastinya sebagian untuk dibagikan ke Mama, ke keluarga. Tetapi sebagian besar nanti diinvestasikan untuk ke depannya, untuk masa depan,” ungkap bungsu dari tiga bersaudara ini, yang berharap olahraga catur Indonesia semakin maju.
BACA JUGA: Menpora Erick Thohir Dorong Olahraga Domino Jadi Motor Sport Industry dan Sport Tourism Nasional
Chelsie berhasil mengukir prestasi emas di kategori ASEAN Chess Rapid Women’s Quadruples setelah mengalahkan Vietnam di babak final. Emas ini diraih bersama rekan-rekannya, Medina Warda Aulia, Irene Kharisma Sukandar, Dewi Ardhiani Anastasia Citra, dan Laysa Latifah, di bawah arahan Pelatih Kepala Kristianus Liem dan Pelatih Tim Putri Lisa Lumongdong.
Prestasi ini sekaligus menegaskan dominasi Indonesia dalam olahraga catur di tingkat regional, serta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengukir prestasi di pentas internasional. (KSC)
TIM REDAKSI








