BI Sibolga Gelar Penukaran Uang Kecil Di Padang Sidimpuan Sebanyak 12 Titik dan Buka Pasar Murah

PADANG SIDEMPUAN | kliksumut.com – Guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1444 H dalam hal pemenuhan kebutuhan uang pecahan kecil dan komoditi pangan.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan, Bulog dan Perbankan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Penukaran uang pecahan kecil dan Gerakan Pasar Murah di kota Padangsidimpuan. Kegiatan berlangsung pada Senin, 10 s.d 13 April 2023 di Alaman Bolak, Kota Padangsidimpuan.

BACA JUGA: Satreskrim Polres Padang Sidempuan Dilaporkan Warga ke Propam Polda Sumut

Adapun kegiatan utama SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul fitri) 2023 yang dilaksanakan oleh KPw BI Sibolga terdiri dari berbagai layanan sebagai berikut.

Pertama Penukaran Uang Pecahan Kecil kepada masyarakat bersama Perbankan, Kedua layanan kas Bank Indonesia, Ketiga edukasi dan Komunikasi dalam rangka Cinta Bangga dan Paham Rupiah serta Belanja Bijak.

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan uang rupiah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga bekerja sama dengan perbankan kota Padangsidimpuan menyediakan layanan penukaran uang di 12 titik layanan penukaran di bank yang tersebar di Kota Padangsidimpuan.

Adapun jumlah Uang Pecahan Kecil yang disiapkan sebesar Rp 5,7 Milyar. Masyarakat yang ingin melakukan penukaran pada 10 – 13 April 2023 di Alaman Bolak dapat melakukan pendaftaran melalui website pintar.bi.go.id.

Bacaan Lainnya

Diluar priode tersebut, masyarakat tetap dapat melakukan penukaran Uang Pecahan Kecil ke 12 titik layanan penukaran di bank yang telah bekerjasama.

Selanjutnya sebagai salah satu wujud nyata dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Daerah, TPID Kota Padangsidimpuan bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung pada Senin, 10 April 2023 – Kamis, 13 April 2023.

Gerakan Pangan Murah ini dilakukan untuk
membantu masyarakat kota Padangsidimpuan dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau serta sebagai bentuk upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Padangsidimpuan dalam menjaga kestabilan harga dan inflasi.

Adapun jenis komoditas yang dijual adalah Beras Kita Medium 5 kilogram Rp. 48.000, minyak goreng 1 liter Rp. 14.000, Gula pasir Rp. 13.500 perkilogram, telur ayam satu papan Rp.45.000, bawang merah Rp. 28.000 perkilogram, cabai merah Rp. 20.000 perkilogram, tepung terigu Rp. 11.000 perkilogram.

Rangkaian kegiatan ini dibuka oleh Irsan Efendi Nasution selaku Walikota Padangsidimpuan dan Yuliansah Andrias selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga.

Kepala Perwakilan BI Sibolga Yuliansah menyampaikan, tiga framework BI dalam melakukan pengelolaan uang rupiah yang dioptimalkan menjelang hari raya, pertama ketersediaan uang rupiah yang berkualitas
dan terpercaya, kedua sistem distribusi uang yang efisien dengan layanan kas prima dan ketiga adalah infrastruktur.

Kepala KPw BI Sibolga juga mengajak masyarakat untuk “Cinta, Bangga, Paham Rupiah” .Implementasi cinta dengan merawat Uang Rupiah, bangga menggunakan Uang Rupiah, dan Paham.

“Dengan menggunakannya secara bijak. BI mengajak masyarakat untuk berperilaku belanja bijak dan mencermati ciri-ciri keaslian Uang Rupiah dengan senantiasa menerapkan 3D (dilihat, diraba dan diterawang). Belanja bijak diwujudkan dengan belanja sesuai kebutuhan (tidak berlebihan, memastikan kualitas setara dengan harga, dan tidak menimbun pembelian), belanja produk dalam negeri (khususnya produk UMKM), dan mengalokasikan dana secara
tepat (berhemat dan menabung),” jelas Yuliansah.

BI juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan transaksi pembayaran secara non tunai di antaranya QRIS, memperluas kepesertaan BI-FAST termasuk kanal layanan dan akseptasi masyarakat, serta mendorong Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) untuk mempersiapkan infrastruktur guna menghadapi peningkatan transaksi di bulan Ramadan dan Idul Fitri 1444 H.

BACA JUGA: PC Pemuda Muslimin Desak DPRD Kota Padang Sidempuan Sampaikan Hasil Pengawasan

“Sejalan dengan itu, BI menempuh langkah strategis guna memastikan kelancaran sistem pembayaran non tunai. BI memastikan kesiapan (ketersediaan dan keandalan) sistem dan layanan kritikal BI untuk menjamin keberlangsungan operasional sistem pembayaran yang diselenggarakan BI (tunai dan nontunai), termasuk memantau sistem peserta dalam memberikan pelayanan transaksi pembayaran,” pungkas Yuliansah.

Sementara Wali Kota Padang Sidimpuan, Irfan Efendi Nasution mengutarakan, bahwa gerakan pangan murah dalam rangka mengantisipasi ketersediaan dan kebutuhan pangan di Padang Sidimpuan.

“Ini adalah bagian pengendalian inflasi menjelang hari besar keagamaan dalam menyambut idul Fitri yang akan datang. Ini bekerjasama dengan bank Indonesia perwakilan Sibolga, kemudian Forkopimda Padang Sidimpuan memang harus bersinergi dalam rangka pengendalian inflasi,” kata Wali Kota Padang Sidimpuan.

“Ini juga dilengkapi dengan penukaran uang kecil dalam rangka menyongsong hari raya idul Fitri 1444 H. Apalagi layanan Bank Indonesia sejauh ini berkolaborasi dengan baik. Untuk pangan murah Alhamdulillah antusias masyarakat begitu luar biasa,” timpalnya.

Kegiatan tersebut dihadiri, Walikota Padang Sidempuan, Irsan Efendi Nasution, Wakil Walikota, Ir. H. Arwin Siregar, Sekda Padang Sidimpuan, H.Letnan, Kadis Ketahan Pangan Sidempuan, Ir. Chairun Nisa Daulay, Kadis Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Ir. Ridoan Pasaribu dan Kepala Perum Bulok Sidimpuan, Berdian Wiradika Damanik, Kapolres Padang Sidempuan, Dan unsur Forkompimda lainnya.(red)

Pos terkait