KLIKSUMUT.COM | MALANG – Juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi resmi mengamankan tiket ke final four Proliga 2026 setelah menaklukkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor telak 3-0 (25-20, 27-25, 26-24) pada laga lanjutan putaran kedua, Sabtu (7/2/2026) malam, di GOR Ken Arok, Malang.
Kemenangan ini menjadi yang keempat dari tujuh laga Bhayangkara Presisi. Tambahan tiga poin membuat tim milik Polri tersebut kini mengoleksi 13 poin dan kokoh di peringkat kedua klasemen sementara, sekaligus memastikan langkah ke final four.
Posisi Bhayangkara Presisi sudah tidak mungkin terkejar oleh Medan Falcons Tirta Bhagasasi yang masih terpuruk di dasar klasemen. Falcons baru mengumpulkan satu poin dari enam pertandingan dan belum sekalipun meraih kemenangan di Proliga 2026.
Menariknya, pada laga ini Bhayangkara Presisi tidak menurunkan pemain asing. Sejak set pertama, pelatih Ridel Toiran mempercayakan penuh kekuatan pemain lokal seperti Rendy Tamamilang, Agil Angga, Arjuna Mahendra, dan Alvin Daniel.
BACA JUGA: Bhayangkara Presisi Tinggal Butuh Dua Set ke Final Four Proliga 2026 Usai Libas Surabaya Samator 3-0
Bhayangkara langsung tampil agresif dan memimpin jauh 15-8. Meski Falcons sempat bangkit lewat duet Fahri Septian dan Luvi Febrian hingga mendekat 17-19, spike keras Rendy Tamamilang memastikan set pertama milik Bhayangkara dengan skor 25-20.
Set kedua berjalan jauh lebih ketat. Falcons sempat berbalik unggul 9-7 sebelum duel berkembang menjadi kejar-mengejar angka hingga imbang 18-18. Ketegangan memuncak saat skor 24-24, namun Bhayangkara Presisi tampil lebih tenang dan unggul tipis 27-25 setelah dua kali deuce.
Situasi serupa kembali terjadi di set ketiga. Bhayangkara memimpin 10-5, tetapi Falcons tak menyerah. Time out yang diambil pelatih Ariyanto di angka 13-18 berhasil menghidupkan permainan Falcons hingga memaksakan deuce di skor 24-24. Namun, kematangan mental Bhayangkara Presisi kembali menjadi pembeda dan laga ditutup dengan kemenangan 26-24.
Pelatih Bhayangkara Presisi, Ridel Toiran, mengungkapkan alasan di balik absennya pemain asing pada laga tersebut. “Kita mencoba pemain lokal. Di babak reguler ini saya mencoba semua pemain. Kalau sudah final four, kita tidak mencoba lagi,” ujar Toiran usai pertandingan.
BACA JUGA: Proliga 2026: Medan Falcons Tirta Bhagasasi Tersungkur, Takluk dari Jakarta Garuda Jaya
Sementara itu, pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto, mengakui peluang timnya ke final four masih ada, meski sangat berat. “Berat, meskipun kami masih punya peluang,” katanya.
Ia juga menilai kekalahan timnya tak lepas dari banyaknya kesalahan sendiri saat menghadapi juara bertahan Proliga.
Dengan hasil ini, Bhayangkara Presisi semakin percaya diri menatap final four Proliga 2026, sementara Medan Falcons Tirta Bhagasasi harus bekerja ekstra keras di sisa pertandingan untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya. (KSC)








