KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini, belasan santri TK Islam Yayasan Pendidikan Islam Bustaan Nur mengikuti kegiatan edukasi manasik haji yang berlangsung di Asrama Haji Medan, Jalan A.H. Nasution, pada Kamis (9/10/2025).
Kegiatan ini menjadi agenda rutin sekolah dalam mengenalkan rukun Islam kelima—ibadah haji—kepada para santri dan santriwati (Bunayya), sebagai bagian dari pembelajaran praktik keagamaan secara langsung.
BACA JUGA: Prabowo Terbitkan Inpres Percepatan Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah
Edukasi Manasik Haji TK Islam Bustaan Nur: Menanamkan Nilai Sejak Usia Dini
Kepala Sekolah TK Islam Bustaan Nur, Dra. Nursiti Siregar, S.Pd. AUD, menjelaskan bahwa kegiatan manasik haji ini bertujuan agar para santri memahami makna dan tata cara ibadah haji sejak usia dini.
“Edukasi ini penting sebagai bentuk pengenalan terhadap rukun Islam kelima. Haji adalah ibadah wajib bagi yang mampu, dan semoga para Bunayya dan orang tuanya suatu saat bisa melaksanakan ibadah ke Tanah Suci yang sebenarnya,” tutur Nursiti.
Kegiatan ini disambut hangat oleh para orang tua santri. Salah satunya, Ika, orang tua dari salah satu santri, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif dalam mendidik anak-anak memahami kewajiban agama.
“Terima kasih kepada pihak sekolah yang sudah mengadakan kegiatan ini. Semoga anak-anak kami bisa memahami dan kelak menunaikan ibadah haji dengan sebenar-benarnya,” ujar Ika orang tua dari Muhammad Zhafran W.
BACA JUGA: IGRA Madina Gelar Bimbingan Manasik Haji
Manfaat Kegiatan Manasik Haji untuk Anak Usia Dini
Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan langsung tata cara pelaksanaan ibadah haji, seperti thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, dan lempar jumrah, menggunakan miniatur Kakbah dan perlengkapan manasik.
Dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan, kegiatan ini memberikan pengalaman spiritual yang membekas dalam proses tumbuh kembang anak secara religius dan emosional. (KSC)








