MEDAN | kliksumut.com – Sumatera Utara (Sumut) ikut ambil bagian dalam cabang olahraga (Cabor) kabaddi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Sumut telah mempersiapkan 12 atlet putra dalam Pelatihan Daerah (Pelatda) Menuju PON tahun depan. Sebanyak 3 atlet Kabaddi Kota Medan menjadi penghuni Pelatda tersebut, salah satunya, atlet bernama lengkap Abdullah yang siap bersaing dengan provinsi daerah lain dan memberikan kontribusi medali emas untuk kontingen Sumut.
“Saat ini saya bersama atlet lainnya yang dipersiapkan untuk menghadapi PON XXI/2024 masih menjalani latihan sehari-hari dengan memanfaatkan latihan di luar ruangan (outdoor), tepatnya di lapangan STOK Bina Guna, Medan,” ujar atlet yang akrab disapa Abdul atau Bedul di Medan, Kamis (12/10/2023).
BACA JUGA: Sukseskan Pemilu dan PON 2024, Diskominfo Sumut Ajak Jurnalis Berkolaborasi
Sebagai atlet yang menekuni cabang olahraga kabaddi, cowok yang dilahirkan di Medan ini mengakui bahwa ia butuh proses untuk bisa benar-benar beraksi sebagai atlet kabaddi ketika pertandingan. Terlebih, pada ajang Kejurda Kabaddi Piala Gubernur Sumatera Utara yang di GOR Futsal Dispora Sumut Jalan Wiliam Iskandar Medan pada tanggal 31 Mei hingga 3 Juni 2023, sebagai ajang seleksi atlet yang dipersiapkan menuju PON 2024. Kabaddi Medan meraih peringkat I pada ajang tersebut.
“Awal mula saya mengikuti UKM kabbadi yang ada di kampus tepatnya di STOK Bina Guna Medan. Saya lihat kabbadi ini berkembang dengan baik, jadi merasa tertarik dan mengikuti olahraga kabbadi ini. Tidak lama kemudian di tahun 2023 di adakan Kejurda Sumut yang di ikuti oleh beberapa kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara. Alhamdulillah saya dengan rekan-rekan membawa nama kota Medan menjadi yang terbaik,” tutur anak ke 2 dari 6 bersaudara ini.
Anak dari pasangan Anlisa Tabah dan Nahtia ini menuturkan kami membawa 2 medali emas yang di perlombakan di Kejurda tersebut. “Dan Alhamdulillah dari situ saya disupport oleh rekan-rekan saya di Medan mengikuti seleksi untuk calon atlet Pelatda. Berkat dengan kesungguhan dan dukungan orang terdekat seperti kedua orang tua, pelatihan serta rekan rekan, akhir berhasil lolos dalam tes fisik yang digelar KONI Sumut dan dinyatakan lulus sebagai atlet Pelatda Cabor Kabddi” kenang cowok yang berprofesi sebagai guru di SD Swasta Pelita Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli.
BACA JUGA: Runi Fokus Latihan Menuju PON 2024
“Dengan lulus sebagai atlet Pelatda maka semakin percaya diri dengan kemampuan yang dimiiliki. Saya menjalankan latihan dengan sungguh-sungguh agar dapat membanggakan kedua orang tua dari Cabor kabbadi ini dan tampil di PON yang akan dilaksanakan di Aceh-Sumut tahun 2024 yang akan datang nanti. Dari sini saya mulai tertarik dengan kabbadi dan sebagai atlet kabaddi tentu memiliki misi untuk menuai prestasi terbaik dengan genggaman medali emas. Untuk ke dapan, dapat saya sebar luaskan ke masyarakat tentang olahraga kabbadi ini,” tutup atlet dengan nomor punggung 9 ini. (BNL)








