KLIKSUMUT.COM | KUALA LUMPUR, JAKARTA – Dalam momen bersejarah yang memperkuat hubungan bilateral Malaysia dan Indonesia, Axiata Group Berhad (“Axiata”) dan Sinar Mas menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU) untuk kolaborasi strategis. Penandatanganan ini berlangsung di hadapan Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, bertempat di Petronas Twin Towers, Kuala Lumpur.
Transformasi Digital untuk Asia Tenggara
Nota Kesepahaman pertama bertujuan untuk mengeksplorasi peluang strategis di sektor telekomunikasi, infrastruktur digital, dan teknologi finansial (fintech) di kawasan Asia Tenggara. Axiata dan Sinar Mas akan menggabungkan kekuatan ekosistem masing-masing guna menciptakan solusi 5G mutakhir dan layanan inovatif bagi wilayah yang tengah berkembang.
BACA JUGA: Smartfren Luncurkan Router Sahabat (ROSA) Berteknologi CAT6 untuk Performa yang Lebih Nyaman
Menurut Vivek Sood, CEO Grup Axiata, kerja sama ini akan menjadi tonggak penting dalam mendorong transformasi digital di kawasan. “Kami berkomitmen untuk mempersempit kesenjangan digital, meningkatkan konektivitas, dan mendukung agenda ekonomi digital di Malaysia, Indonesia, dan Asia Tenggara,” ujarnya.
Melalui Nota Kesepahaman ini, Axiata dan Sinar Mas akan menganalisis kebutuhan pasar, mengidentifikasi peluang bisnis, serta mengembangkan model operasi yang efektif. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem digital yang dinamis dan inklusif, menghadirkan dampak positif bagi masyarakat dan sektor usaha di kedua negara.
Babak Baru Merger XLSmart
Nota Kesepahaman kedua mempertegas rencana strategis yang telah diumumkan sebelumnya pada Desember 2024, yaitu merger PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom untuk membentuk PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (“XLSmart”). Penggabungan ini diharapkan memberikan nilai gabungan perusahaan pra-sinergi lebih dari Rp 104 triliun dan pendapatan proforma sebesar Rp 45,4 triliun.
Franky Oesman Widjaja, Chairman Sinar Mas Telecommunications and Technology, menyatakan, “Melalui merger ini, kami ingin menciptakan pasar telekomunikasi yang lebih sehat, kompetitif, dan inovatif. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, memperkuat konektivitas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.”
Selain mempercepat transformasi digital, merger ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi operasional melalui strategi berbagi jaringan dan model bisnis yang adaptif. Dengan persetujuan regulator dan pemegang saham, merger ini diharapkan selesai pada paruh pertama 2025.
BACA JUGA: Smartfren Hadirkan Program “1.000 Kado untuk Ibu” sebagai Apresiasi Akhir Tahun
Dukungan Pemerintah Malaysia dan Indonesia
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini menjadi simbol penting dari dukungan pemerintah kedua negara dalam memfasilitasi transformasi digital regional. Dengan visi bersama untuk memperkuat konektivitas dan inovasi, kemitraan strategis antara Axiata dan Sinar Mas diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi digital Asia Tenggara.
Seluruh perkembangan terkait kolaborasi ini akan diumumkan melalui saluran resmi kedua perusahaan, termasuk pengumuman bursa dan pengungkapan regulasi. (KSC)








