KLIKSUMUT.COM | KARO – Perumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara terus melakukan berbagai terobosan untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kali ini, perusahaan daerah yang dipimpin Direktur Utama Adrian Surbakti menggandeng Pemerintah Desa Jaranguda dan Pemerintah Desa Sempajaya dalam upaya mengatasi krisis air bersih yang kerap terjadi di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.
Kerja sama tersebut dilakukan melalui pengelolaan langsung sumber mata air yang berada di Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka dan Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pasokan air bersih bagi masyarakat dan pelanggan Perumda Tirtanadi di wilayah Berastagi serta sekitarnya.
Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Adrian Surbakti, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar warga.
Menurutnya, kerja sama dengan kedua desa tersebut merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat sumber pasokan air, terutama di tengah musim kemarau yang menyebabkan debit sejumlah mata air mengalami penurunan.
“Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, Perumda Tirtanadi terus berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam pendistribusian air bersih. Kami telah bekerja sama dengan masyarakat Desa Jaranguda dan Desa Sempajaya untuk mengelola langsung mata air yang berada di kedua desa tersebut,” ujar Adrian Surbakti, Senin (15/6/2026).
Adrian menjelaskan, selama ini pasokan air bersih ke sejumlah wilayah di Berastagi masih bergantung pada sumber mata air Lau Melas. Namun, saat musim kemarau, debit air dari sumber tersebut mengalami penurunan sehingga berdampak pada distribusi air kepada pelanggan.
Akibatnya, pasokan air bersih ke beberapa wilayah terkadang mengalami keterlambatan atau tidak maksimal.
“Selama ini pendistribusian air bersih ke beberapa wilayah mengalami sedikit kendala karena pasokan dari Mata Air Lau Melas berkurang, terutama saat musim kemarau. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap distribusi air bersih ke Berastagi, khususnya Desa Jaranguda dan Desa Sempajaya, dapat berjalan lebih lancar,” katanya.
Ia optimistis pengelolaan sumber mata air baru akan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Karo.
Kepala Desa Jaranguda, Elisa Sinuraya, menyambut baik kerja sama yang telah disepakati bersama Perumda Tirtanadi. Menurutnya, desa yang dipimpinnya memiliki sumber mata air potensial yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami bersama masyarakat Desa Jaranguda telah membuat kesepakatan dengan Perumda Tirtanadi dalam penanganan krisis air bersih. Kami memiliki mata air yang lokasinya tidak jauh dari permukiman warga. Mudah-mudahan setelah dikelola oleh Tirtanadi, kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Harapan serupa juga disampaikan Kepala Desa Sempajaya, Milala Purba. Ia berharap kerja sama dengan Perumda Tirtanadi dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menjamin kelancaran distribusi air bersih.
“Mudah-mudahan setelah mata air di desa kami dikelola Perumda Tirtanadi, pendistribusian air bersih bisa teratasi. Kami berharap pengaliran air bersih menjadi lebih lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ungkap Milala Purba.
Kerja sama antara Perumda Tirtanadi dan pemerintah desa ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan serta mendukung kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
Dengan pengelolaan sumber mata air baru di Desa Jaranguda dan Desa Sempajaya, diharapkan persoalan kekurangan air bersih yang selama ini terjadi saat musim kemarau dapat diminimalkan, sehingga masyarakat Berastagi dapat menikmati layanan air bersih yang lebih optimal dan berkelanjutan. (KSC)
REPORTER: Herman Harahap/Jaya Surbakti








