KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Indonesia akhirnya meraih satu gelar juara di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026. Kepastian itu datang dari sektor tunggal putra setelah Alwi Farhan tampil luar biasa dan menaklukkan wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul, pada partai final yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (25/12026) sore.
Bermain di hadapan ribuan pendukung tuan rumah, Alwi tampil tanpa cela. Ia mendominasi jalannya pertandingan dan memastikan kemenangan dua gim langsung dengan skor mencolok 21-5, 21-6. Gelar ini menjadi pencapaian istimewa sekaligus momen penting dalam perjalanan kariernya.
Sejak gim pertama, Alwi langsung menekan dan tak memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang. Permainan agresif, variasi pukulan, serta kontrol tempo yang matang membuat Panitchapon terlihat kesulitan menghadapi tekanan, terlebih di bawah atmosfer panas Istora GBK.
“Strateginya tidak jauh berbeda. Saya hanya memaksimalkan apa yang saya mampu. Lawan terlihat bermain di bawah tekanan, apalagi dengan atmosfer pertandingan yang sangat seru. Saya beruntung mendapat dukungan luar biasa dari penonton Indonesia,” ujar Alwi seusai laga.
Alwi mengakui bahwa dukungan publik Istora memberikan energi tambahan sepanjang turnamen. Atmosfer yang semakin meriah dari hari ke hari membuatnya tampil lebih percaya diri dan bertenaga di setiap pertandingan.
BACA JUGA: Alwi Farhan Jadi Tunggal Putra Indonesia Satu-satunya yang Bertahan di Indonesia Masters 2026
“Saya merasa penonton semakin ramai, atmosfer semakin bagus, dan itu membuat tenaga saya seperti tidak ada habisnya. Walaupun kondisi fisik mungkin tidak 100 persen, tetapi ambisi dan semangat saya selalu penuh,” katanya.
Keberhasilan menjuarai Daihatsu Indonesia Masters 2026 tak membuat Alwi cepat puas. Ia menegaskan tekad untuk terus mengejar prestasi di level tertinggi dan menargetkan turnamen bergengsi dunia.
“Ke depan tentu kami mengejar turnamen level 750 dan 1000, seperti All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade. Target jangka pendek sudah mulai kami bidik dari sekarang agar bisa memantaskan diri tampil di Olimpiade,” ucap Alwi penuh optimisme.
Alwi juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya. Ia menyebut orang tua sebagai sosok pertama yang ingin ia hubungi setelah memastikan gelar juara.
“Alhamdulillah, saya bisa berada di sini atas izin Allah. Banyak perjuangan, rasa sakit, darah, dan air mata yang saya lalui. Terima kasih kepada pelatih Pak Hary, Koh Indra, Pak Agus, teman-teman, psikolog, PBSI, dan seluruh tim. Gelar ini saya persembahkan untuk semuanya, terutama kedua orang tua saya,” pungkasnya.
Gelar Alwi Farhan menjadikannya satu-satunya wakil Indonesia yang naik podium juara di Indonesia Masters 2026. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai tunggal putra Indonesia pertama yang menjuarai turnamen ini sejak terakhir kali diraih oleh Jonatan Christie pada edisi 2023.
Sementara itu, dari sektor ganda putra, pasangan Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari duet Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 19-21, 13-21. (KSC)
TIM REDAKSI








