Akses Jalan Menuju SDN 036568 Sibongkaras Rusak Parah, Guru dan Warga Berharap Perhatian Pemerintah

Akses Jalan Menuju SDN 036568 Sibongkaras Rusak Parah, Guru dan Warga Berharap Perhatian Pemerintah
Akses jalan menuju Sekolah Dasar Negeri (SDN) 036568 Sibongkaras di Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, dalam kondisi rusak parah dan sangat memprihatinkan. (kliksumut.com/Juniker Berutu)

REPORTER: Juniker Berutu
EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | PAKPAK BHARAT – Akses jalan menuju Sekolah Dasar Negeri (SDN) 036568 Sibongkaras di Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, dalam kondisi rusak parah dan sangat memprihatinkan. Kondisi jalan yang terjal, berlubang, serta tidak adanya fasilitas penerangan menjadi tantangan berat bagi guru maupun warga setempat.

Para guru yang mengajar di sekolah ini harus menempuh perjalanan sejauh 20 kilometer dari Salak menggunakan sepeda motor. Perjalanan ini melewati medan yang sulit, naik turun gunung, melintasi hutan, dan menghadapi kondisi jalan yang licin saat musim hujan. Meski begitu, dedikasi mereka untuk mendidik generasi penerus tetap tak tergoyahkan.

BACA JUGA: Sejumlah Elemen Masyarakat Pakpak Bharat Gelar Deklarasi Dukung Kotak Kosong di Pilkada 2024

Kondisi Jalan Jadi Kendala Pendidikan
Menurut pantauan di lapangan, akses menuju SD Sibongkaras benar-benar tidak layak. Jalan yang rusak parah membuat para guru sering terjatuh dalam perjalanan menuju sekolah. Kondisi ini diperparah dengan minimnya jumlah siswa, hanya tujuh orang dari kelas 1 hingga kelas 6.

Salah seorang guru mengungkapkan bahwa sulitnya akses jalan menjadi alasan utama orang tua enggan mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah tersebut. “Orang tua siswa banyak yang khawatir karena jalan rusak dan sulit dilalui, sehingga mereka memilih sekolah lain yang lebih mudah diakses,” ujar guru tersebut.

Keluhan Warga Desa Sibongkaras
J. Berutu, seorang warga Desa Sibongkaras, mengatakan bahwa kondisi jalan menuju desanya belum pernah diperhatikan sejak Kabupaten Pakpak Bharat dimekarkan. “Sudah 21 tahun, jalan ini tidak pernah diperbaiki oleh pemerintah kabupaten. Kami kesulitan untuk mengangkut hasil pertanian, apalagi jika ada warga yang sakit dan harus dibawa berobat,” keluhnya.

Berutu juga menyampaikan rasa salut dan apresiasi kepada para guru yang tetap mengajar meski harus menghadapi medan yang berat. “Kami bangga dengan dedikasi para guru di SD Sibongkaras. Mereka tidak menyerah walaupun sering terjatuh di jalan yang rusak parah,” tuturnya.

Harapan Perbaikan dari Pemerintah
Masyarakat Desa Sibongkaras, para guru, dan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan menuju desa dan sekolah tersebut. Selain untuk mendukung pendidikan, perbaikan jalan juga akan membantu meningkatkan perekonomian warga yang bergantung pada hasil pertanian.

BACA JUGA: Upacara Penyerahan Kirab Api PON ke-XXI di Pakpak Bharat: Semangat Persatuan dan Kebersamaan

“Dengan akses jalan yang layak, guru tidak akan lagi kesulitan datang ke sekolah, dan warga bisa dengan mudah membawa hasil panen maupun warga yang sakit,” tambah J. Berutu.

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat diharapkan segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini. Infrastruktur yang baik tidak hanya akan mempermudah aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memajukan pendidikan di daerah terpencil seperti Desa Sibongkaras. (KSC)

Bacaan Lainnya

Pos terkait