Ada Efek Bagi Sponsor, UEFA Minta Tim Euro 2020 Agar Setop Menyingkirkan Produk Sponsor

Ada Efek Bagi Sponsor, UEFA Minta Tim Euro 2020 Agar Setop Menyingkirkan Produk Sponsor
Cristiano Ronaldo dari Portugal saat konferensi pers. (Foto: UEFA via REUTERS)

Locatelli meniru Ronaldo pada Rabu (17/6) setelah membantu Italia mengalahkan Swiss.

Dua kejadian itu mendorong UEFA untuk mengingatkan pejabat dengan tim bahwa pemain harus menghormati sponsor dan kontribusi yang mereka buat untuk sepak bola Eropa.

Meski UEFA tidak akan mengenakan denda kepada pemain individu, Kallen mengatakan “selalu ada kemungkinan” bahwa federasi nasional mendapatkan penalti dalam uang untuk insiden lebih lanjut.

Isu tersebut menjadi sumber komedi bagi tim lain.

Gelandang Skotlandia John McGinn menyindir dengan mengatakan “No Coke?” karena tidak ada botol di ruang wawancara pangkalan latihan skuad. Pelatih Belgia, Roberto Martinez, mengatakan setelah kemenangan 2-1 atas Denmark pada Kamis (17/6) bahwa timnya menyukai minuman tersebut.

Coca-Cola adalah sponsor resmi federasi sepak bola Belgia.

Semua 24 tim akan mendapatkan sebagian dari uang yang dibayarkan oleh Coca-Cola, Heineken, dan 10 sponsor papan atas lainnya yang berkontribusi pada total pendapatan turnamen UEFA hampir 2 miliar euro.

Baca juga: Swiss Bakalan Korban Kedua Itali

Nilai kesepakatan sponsor individu tidak dipublikasikan, tetapi UEFA mendapat 483 juta euro dalam kesepakatan sponsor dari 10 mitra di Euro 2016 di Perancis.

Pemain juga secara tidak langsung mendapatkan uang dari pendapatan komersial Euro 2020 melalui federasi dan klub nasional mereka. Dua puluh empat tim federasi nasional akan berbagi 371 juta euro dalam bentuk uang hadiah UEFA, yang biasanya membantu membayar bonus pemain. Tim-tim yang juara bisa mendapatkan maksimal 34 juta euro dari UEFA dengan juga memenangkan ketiga pertandingan grup mereka. (voaindonesia.com)

Pos terkait