REPORTER: Dahyati
KLIKSUMUT.COM | ACEH SELATAN – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Aceh Selatan. Dari total 40 kuota Sekolah Rakyat yang disediakan oleh pemerintah pusat untuk 514 kabupaten/kota se-Indonesia, Aceh Selatan termasuk daerah yang diprioritaskan. Hal ini menjadi bukti nyata keberhasilan perjuangan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam memperjuangkan hak pendidikan masyarakatnya.
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE, M.Sos, dalam keterangan persnya pada Rabu (16/7/2025), menyampaikan bahwa masuknya Aceh Selatan dalam program prioritas Sekolah Rakyat merupakan hasil kerja keras dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat, terutama Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
BACA JUGA: Pekarangan SDN 3 Jilatang Langganan Banjir, Kepala Sekolah Curhat ke Bunda PAUD Aceh Selatan
“Kabupaten Aceh Selatan memperoleh porsi Sekolah Rakyat dari 40 kuota yang tersedia di seluruh Indonesia. Ini merupakan kebijakan prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu,” ujar H. Mirwan.
Lebih lanjut, Bupati menyebutkan bahwa lokasi pembangunan Sekolah Rakyat sementara akan memanfaatkan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Labuhan Haji. Lokasi ini telah diverifikasi dan dinyatakan layak oleh tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI yang menjadi leading sektor dalam pembangunan sarana dan prasarana sekolah.
“Kementerian PUPR sudah turun langsung untuk memverifikasi kelayakan lahan. Untuk sementara, kami akan manfaatkan SKB Labuhan Haji sesuai arahan,” jelasnya.
Sekolah Rakyat ini nantinya akan mengusung sistem satu atap dengan boarding school atau asrama, mencakup jenjang pendidikan dari tingkat SD hingga SMA. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Selatan kini sedang melaksanakan proses seleksi tenaga pengajar yang akan bertugas di sekolah tersebut.
Tak hanya itu, Bupati Mirwan juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaring calon siswa. Kriteria utama penerima manfaat program ini adalah masyarakat kurang mampu, yang datanya akan diverifikasi melalui Dinas Sosial (Dinsos).
BACA JUGA: Sembunyikan Sabu Dalam Kotak Pisau Karter, Seorang Pria Diringkus Polres Aceh Selatan
“Program ini sangat langka dan sulit diperoleh. Kalau tidak salah, hanya empat kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang mendapat kuota Sekolah Rakyat ini. Maka dari itu, kita harus bekerja sama dan mohon dukungan semua pihak,” pungkas Bupati.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap dapat memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera dan mempersempit kesenjangan pendidikan di daerah. (KSC)








