Waspada..! Upal Kertas Marak Beredar, Modus Pelaku Hipnotis Korbannya

Waspada..! Upal Kertas Marak Beredar, Modus Pelaku Hipnotis Korbannya
Pelaku pengedar uang palsu (pria kemeja dan bertopi) pria turunan india tamil terekam kamera cctv saat beraksi

MEDAN | kliksumut.com Warga dan pedagang khususnya di kota Medan dihimbau agar lebih waspada. Karena saat ini uang palsu (Upal) kertas pecahan 20 ribu dan 50 dan 100 ribu lagi marak beredar. Komoplotan sindikat pelakunya diketahui  masih berkeliaran dan terus bergerilya mengedarkan upal tersebut dengan beragam modus. Ada yang memanfaatkan situasi kreramaian, hingga modus hipnotis.

Peredaran upal yang marak di sejumlah kota medan yang berhasil ditelusuri media ini salah satunya terjadi di salah satu warung atau kios ponsel, Jalan Sei Mencirim, Desa Sunggal, Deliserdang.

BACA JUGA: Duha, Sosok Pesilat Medan Incar Tiket PON Sumut-Aceh

Korban, Amel selaku pemilik kios berbagi penjelasan pasca menjadi korban. Dimana pada tanggal 1 Maret 2023 lalu ia menerima pembeli yang berbelanja dengan menggunakan uang palsu kertas.

“Pas kejadian, pelakunya seorang pria turunan India Tamil datang berbelanja di kios. Saya masih ingat wajah dan ciri fisiknya. Ia belanja ke kios pada saat ramai dan dia menggunakan helm, mengendarai sepeda motor bebek metik,” jelas Amel.

Dia sebutkan bila pelaku belanja pulsa Rp 100 ke nomor ponsel 081264695143, dan mengisi minyak Rp 20 ribu serta belanja beberapa aksesoris ponsel dengan total biaya Rp 300 ribu. 

“Ketika saya layani pelaku belanja ada yang aneh memang. Seperti saya terhipnotis, menerima pembayarannya dengan sejumlah lembaran uang palsu nominal Rp 20 ribu. Padahal biasanya saya teliti dan biasa juga kalau uang kertas saya cek dengan alat detektor yang ada,” sebut dia.

“Tapi pas kejadian, pelaku minta isi pulsa yang nomornya 081264695143 telah dituliskan dalam selembar kertas. Situlah pikiran saya sempat kosong dan lalai menerima begitu saja uang itu,” kata Amel yang mengaku kesal tersadar setelah kejadian.

Amel juga menyebutkan ia sempat memviralkan kejadian ini. Dengan menghimbau pedagang untuk waspada. Dan ternyata postingan kejadian yang dibuat di media sosial itu direspon. 

Katanya, banyak pedagang seprofesinya dari sejumlah daerah membalas postingan itu dengan pengakuan hal yang sama. 

BACA JUGA: Polsek Hamparan Perak Amankan 2 Pria Pengedar Uang Palsu

“Sudah tau jadi korban, kesal juga aku bang. Kubuatlah postingan menghimbau waspada. Banyak komen yang ngaku alami kejadian yang sama. Jadi korban dengan kerugian ratusan ribu rupiah. Bahkan ada yang kirim video cctv pelakunya dan ternyata persis sama pelakunya,” sebutnya.

“Dari foto itulah, aku buat tulisan Hati Hati uang palsu beredar, biar tau klen ku tempel di pintu kios,” ketus Amel sedikit kesal.

Amel pun menempelkan satu contoh uang palsu yang ia dapat dari pelaku di stand meja kios. Hal itu ia lakukan untuk lebih jeli.

Dari kejadian serupa, pelaku masih berkeliaran. Diketahui sudah banyak warga pedagang khususnya menjaadi korban dari pelaku yang masih berkeliaran. 

Untuk itu, kejadian ini pun layak dimuat dan dipublis agar masyarakat tidak lagi menjadi korban pelaku pengedar uang palsu. (YSA)

Bacaan Lainnya

Pos terkait