Warren Buffett Pensiun, Tinggalkan Warisan Kekayaan Rp2.763 Triliun, Ini Rahasia Sumber Cuan Sang Legenda

Warren Buffett Pensiun, Tinggalkan Warisan Kekayaan Rp2.763 Triliun, Ini Rahasia Sumber Cuan Sang Legenda
Warren Buffett (kliksumut.com/wikipedia)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Dunia investasi akan segera kehilangan salah satu sosok paling legendarisnya. Warren Buffett, investor kawakan berjuluk Oracle of Omaha, secara resmi mengumumkan akan mundur dari jabatannya sebagai CEO Berkshire Hathaway pada akhir tahun 2025. Posisinya akan dilanjutkan oleh Greg Abel, Wakil Ketua perusahaan yang telah menjadi tangan kanannya selama bertahun-tahun.

Langkah Buffett ini menandai akhir dari kepemimpinan selama lebih dari enam dekade yang menjadikan Berkshire Hathaway sebagai salah satu raksasa investasi dunia. Selama kariernya, Buffett membuktikan diri sebagai investor paling disegani dan sukses dalam sejarah modern.

Menurut data terbaru Forbes per 3 Mei 2025, kekayaan bersih Warren Buffett mencapai US$168,2 miliar atau sekitar Rp2.763,53 triliun (kurs Rp16.430 per dolar AS). Angka ini menjadikannya sebagai orang terkaya kelima di dunia saat ini.

BACA JUGA: Siapa Orangutan Terkaya Di Dunia?

Perjalanan Karier: Dari Koran Hingga Kerajaan Investasi

Buffett, yang lahir pada 30 Agustus 1930, sudah menunjukkan bakat bisnis sejak kecil. Pada usia 11 tahun, ia membeli saham pertamanya. Masa remajanya dihabiskan untuk mengantar koran Washington Post dan menjual barang-barang seperti bola golf hingga kalender, mengumpulkan kekayaan setara US$53.000 saat usianya baru 16 tahun.

Namun, kesuksesan besar datang ketika Buffett membeli saham mayoritas di Berkshire Hathaway pada tahun 1962—saat perusahaan tekstil tersebut tengah sekarat. Alih-alih menyerah, Buffett menyulapnya menjadi perusahaan induk dan membeli berbagai saham dan bisnis yang kini menjadi pilar portofolio Berkshire Hathaway.

Rahasia Sumber Cuan Warren Buffett

Kesuksesan Buffett tak lepas dari keahliannya membaca pasar dan memilih saham-saham bernilai tinggi. Berikut adalah daftar saham unggulan yang menjadi sumber utama kekayaan Buffett per Maret 2025:
– Bank of America (BAC) – 680,2 juta lembar
– Coca-Cola (KO) – 400 juta lembar
– Kraft Heinz (KHC) – 325,6 juta lembar
– Apple Inc. (AAPL) – 300 juta lembar
– Occidental Petroleum (OXY) – 265 juta lembar
– American Express (AXP) – 151,6 juta lembar
– SiriusXM (SIRI) – 119,8 juta lembar
– Chevron (CVX) – 118,6 juta lembar
– Kroger (KR) – 50 juta lembar
– Nu Holdings (NU) – 40,2 juta lembar

Secara keseluruhan, portofolio saham Berkshire Hathaway mencakup lebih dari 50 emiten besar, dengan total nilai sekitar US$267 miliar atau Rp4.386,81 triliun.

Filantropi dan Janji Menyumbang 99% Kekayaan

Selain sebagai investor ulung, Buffett juga dikenal sebagai filantropis kelas dunia. Ia bersama Bill Gates menggagas inisiatif The Giving Pledge, yang mengajak miliarder dunia untuk menyumbangkan lebih dari separuh kekayaan mereka.

Buffett sendiri telah menyumbangkan lebih dari setengah sahamnya di Berkshire ke Bill & Melinda Gates Foundation dan yayasan milik keluarganya. Dalam suratnya kepada para pemegang saham, Buffett berjanji akan menyumbangkan 99% dari kekayaannya untuk tujuan kemanusiaan.

BACA JUGA: Tinggalkan Harta Rp 87,92 T, Orang Terkaya Ketiga Wafat

Akhir Era, Awal Warisan Abadi

Mundurnya Warren Buffett dari kursi CEO bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Ini adalah momen bersejarah dalam dunia bisnis global, di mana seorang pria yang memulai karier dengan mengantar koran kini menutupnya dengan kekayaan triliunan rupiah dan pengaruh tak ternilai dalam dunia investasi.

Nama Warren Buffett akan terus dikenang bukan hanya sebagai investor sukses, tapi juga sebagai simbol ketekunan, strategi jitu, dan hati besar untuk berbagi. (KSC/CNBC)

Bacaan Lainnya

Pos terkait