KLIKSUMUT.COM | SERDANGBEDAGAI – Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND) melaksanakan program Pendampingan dan Pelatihan Alat Pengering Elektrik Emping Melinjo (Kepingjo) dalam rangka membantu meningkatkan produksi skala rumah tangga di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara, Sabtu (13/9/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut tim pelaksana dosen UTND yakni Suardi ST MM MT, Hendra Susilo ST MT, dan Moh. Muchlisin ST MT, serta mahasiswa sejumlah mahasiswa di antaranya Andreas Fadly Nduru, Syukur Agusdiman Gulo, dan Oniman Jaya Nduru
BACA JUGA: UMSU Lepas Ratusan Mahasiswa Hukum untuk KKN Terkoordinir di Desa Sembirejo Timur
Pendamping Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) UTND, Uswatun Hasanah SPd MSi mengatakan, selama ini proses pengeringan emping masih dilakukan secara tradisional dengan mengandalkan panas matahari yang sangat bergantung pada cuaca. Akibatnya, kualitas produksi tidak stabil dan proses waktu pengeringan relatif lamban.
“UTND memperkenalkan alat pengering elektrik Kepingjo yang mampu mempercepat proses pengeringan sekaligus menjaga kualitas emping agar lebih renyah, higienis, dan siap bersaing di pasaran,” sebut Uswatun.
BACA JUGA: Kadis Perpustakaan Binjai Terima Mahasiswa KKN Tematik Literasi UMSU
Uswatun juga mengatakan, LPPM-UTND sangat mendukung kegiatan penelitian dan PKM, terutama yang dilakukan oleh para dosen yang didanai DRTPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi (Kemendiksaintek).
Sementara dosen UTND Hendra Susilo ST MT menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian perguruan tinggi dalam mendukung UMKM lokal agar lebih produktif dan berdaya saing.
“Kami berharap program ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta menjadi langkah awal dalam menciptakan inovasi teknologi tepat guna di tingkat rumah tangga,” terangnya.
Hendara juga mengatakan, dengan adanya program tersebut, UTND menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi bersama masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal, khususnya di bidang industri pangan tradisional yang berkelanjutan.
Pendampingan dan pelatihan pembuatan alat Pepingjo mendapat sambutan antusias dari warga Desa Perbaungan.
BACA JUGA: Empat Atlet Cricket Sumut dari Mahasiswa Unimed Ikut Kursus Pelatih dan Wasit Taraf Nasional
Salah satu pelaku UMKM yang hadir menyampaikan rasa syukur atas bantuan teknologi tersebut.
“Dengan adanya alat ini, kami bisa lebih mudah memproduksi emping meskipun cuaca mendung atau hujan. Hasilnya juga lebih bagus dan bisa meningkatkan penjualan,” ujarnya.
Para pendamping merupakan kelompok dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Mesin dan Teknik Elektro UNTD dalam Program Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) yang di danai oleh Kemeristek tahun anggaran 2025. (KSC)








