Traffic Light Raib, Perempatan Binjai Timur Menjadi Titik Bahaya

Traffic Light Raib, Perempatan Binjai Timur Menjadi Titik Bahaya
Bangjo (Traffic Light) sebelum di sikat maling. (Foto : kliksumut.com/ Dody Ariandi)

REPORTER: Dody Ariandi
EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | BINJAI – Kehilangan lampu lalu lintas (traffic light) di simpang 4 KM 19, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Binjai Timur, kembali terjadi pada Jumat (13/9/2024). Kasus ini menambah daftar panjang insiden serupa yang kerap membuat perempatan tersebut berubah menjadi zona rawan kecelakaan.

Menurut informasi yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Kota Binjai, hilangnya lampu lalu lintas ini diketahui setelah alat automatic traffic light control, yang bertugas mengatur lalu lintas secara otomatis, mati mendadak. Petugas Dishub yang melakukan pemeriksaan mendapati sejumlah perangkat penting hilang, termasuk tiang traffic light setinggi 3 meter, lampu tiga warna, alat kontrol, dan besi pelindung.

BACA JUGA: Pilwalkot Binjai 2024: Paslon dan Incumbent Jalani Tes Kesehatan di RS Haji Medan

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Binjai, Arif Budiman Sihotang, mengonfirmasi bahwa kasus ini diduga kuat merupakan aksi pencurian. “Benar, alat kontrol lampu merah di KM 19 dicuri tadi malam. Ini bukan pertama kalinya kejadian seperti ini terjadi,” ujarnya saat dihubungi oleh Kliksumut.com.

Menurut Arif, lampu lalu lintas di KM 19 memang sering menjadi sasaran pencurian. Sebelumnya, kabel-kabel lampu juga pernah dipotong. Total sudah tiga kali pencurian terjadi di perempatan tersebut, yang mengakibatkan gangguan besar bagi pengendara.

“Ini sangat meresahkan. Bukan hanya merugikan pemerintah, tapi juga membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Tanpa lampu lalu lintas, perempatan ini menjadi sangat berbahaya, terutama pada jam-jam sibuk,” ungkap Arif.

Arif juga menjelaskan bahwa alat kontrol yang dicuri memiliki nilai yang cukup tinggi, mencapai sekitar Rp60 juta. Hal ini membuat perbaikan tidak bisa dilakukan dengan cepat karena harus menunggu anggaran baru. “Proses pengadaan alat baru butuh waktu. Kami akan berupaya secepat mungkin, tapi ini tidak bisa instan,” tambahnya.

BACA JUGA: Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap Pemasok Ribuan Pil Ekstasi Merah Muda

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihak Dishub Kota Binjai akan segera membuat laporan polisi. “Kami berharap pelaku bisa segera diamankan agar ada efek jera. Ini bukan hanya soal material, tapi juga soal keselamatan banyak orang,” tegas Arif.

Hilangnya traffic light di simpang 4 KM 19 ini menambah kekhawatiran warga sekitar dan pengguna jalan. Tanpa sistem lalu lintas yang berfungsi, persimpangan tersebut menjadi titik maut yang menunggu kecelakaan berikutnya. Pemerintah diharapkan bisa segera bertindak dan memperketat pengamanan agar insiden serupa tidak terus berulang. (KSC)

Pos terkait