Tiga Rumah Non Permanen Ludes Dilalap Api di Berastagi, Kerugian Capai Rp500 Juta

Tiga Rumah Non Permanen Ludes Dilalap Api di Berastagi, Kerugian Capai Rp500 Juta
Tiga unit rumah non permanen di Jalan Besar Jamin Ginting, Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, hangus terbakar. (kliksumut.com/Herman Harahap)

REPORTER: Herman Harahap

KLIKSUMUT.COM | KARO – Tiga unit rumah non permanen di Jalan Besar Jamin Ginting, Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu pagi (2/7/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kebakaran ini menggegerkan warga sekitar, tepat di saat aktivitas pagi sedang berlangsung. Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi ke langit, disertai kobaran api yang melahap cepat rumah-rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu.

Warga yang panik berusaha menyelamatkan barang-barang berharga, namun api menyebar terlalu cepat. Tak lama berselang, lima unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Karo dikerahkan ke lokasi kejadian, dibantu personel TNI-Polri serta masyarakat untuk menjinakkan si jago merah.

BACA JUGA: Polres Karo Doa Bersama Lintas Agama, Hari Bhayangkara 79 “Polri Untuk Masyarakat”

Lurah Tambak Lau Mulgap II, Bernard Sinulingga, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut dan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai **Rp500 juta**.

“Syukurlah tidak ada korban jiwa. Tetapi tiga rumah hangus total dan kerugian materil cukup besar. Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan,” ujar Bernard kepada awak media.

Adapun ketiga rumah yang terbakar diketahui milik: Matius Ginting (62 tahun), Pasti Sembiring (42 tahun) dan Pateh Ponsel

Ketiganya harus kehilangan tempat tinggal dan seluruh isi rumah hanya dalam hitungan menit.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari tahu penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api bermula dari salah satu rumah dan dengan cepat merambat ke bangunan lainnya karena material rumah yang mudah terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karo, melalui petugas lapangan, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau ini.

BACA JUGA: Kapolres Karo Terima Penghargaan dari BNNK, Bukti Nyata Komitmen Perang Melawan Narkoba

“Kami mengingatkan warga untuk tidak lalai, terutama dalam penggunaan kompor gas, instalasi listrik, dan membakar sampah sembarangan,” jelasnya.

Pasca kebakaran, warga sekitar bersama perangkat kelurahan dan relawan terlihat bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan mendirikan tempat penampungan sementara bagi para korban.

Pemerintah setempat juga berjanji akan segera memberikan bantuan tanggap darurat untuk meringankan beban para korban yang saat ini kehilangan tempat tinggal. (KSC)

Pos terkait