Dalam periode lima tahun terakhir, lanjut Ahyudin, ACT sudah menjalankan program untuk mengentaskan kemiskinan. Sebab menurutnya mereka, hal itu merupakan bahaya laten yang harus dientaskan oleh semua pihak. Kemudian aksi mereka juga ingin menyediakan makanan dengan standarisasi gizi bagi anak sekolah dan panti jompo.
“Untuk itu kita akan turunkan putra ACT (personel) ke Sumut guna membantu masyarakat. Mereka ini punya keahlian memasak, termasuk menyediakan makanan sehat untuk 2.000 porsi makanan,” katanya.
Selanjutnya, Ahyudin juga meminta dukungan Gubernur dalam rangka pembangunan sarana penyediaan air minum non komersil, yang nantinya dapat didistribusikan kepada yang membutuhkan. Hal itu juga diupayakan bekerja sama dengan MUI setempat. Termasuk lumbung beras wakaf dan program menyejahterakan Da’i.
Usai menerima audiensi, Gubernur Edy Rahmayadi pun menerima cendera mata berupa plakat ACT dari Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin. (w)








