KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Tahun 2026 diprediksi menjadi era “panen infrastruktur” bagi Indonesia. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Roy Razali Anwar, mengungkapkan sepanjang 308,70 kilometer jalan tol baru akan resmi beroperasi sepanjang tahun ini.
“Ruas-ruas baru ini menambah total kumulatif tol operasional menjadi 1.385,03 kilometer sejak tahun 2020,” ujar Roy, dikutip dari Kompas.com, Minggu (4/1/2026). Kehadiran jalur-jalur ini dinilai sebagai pendorong konektivitas nasional sekaligus memicu ledakan pertumbuhan kawasan.
9 Jalan Tol Baru yang Siap Beroperasi di 2026
1. Tol Serang-Panimbang
2. Tol Yogyakarta-Bawen
3. Tol Betung-Tempino-Jambi
4. Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo
5. Tol Kediri-Tulungagung
6. Tol Japek II Selatan
7. Tol Ciawi-Sukabumi
8. Tol Kayu Agung-Palembang-Betung
9. Tol Probolinggo-Banyuwangi
Pembukaan 308,70 km jalan tol baru tidak hanya memangkas waktu perjalanan, tetapi juga diharapkan mampu menurunkan biaya operasional logistik sebesar 15-20 persen. Dampaknya, harga barang di tingkat konsumen dapat lebih terjangkau, sekaligus mendorong distribusi industri ke kota-kota kecil di sepanjang jalur tol, mengurangi penumpukan ekonomi di Jakarta dan Surabaya.
BACA JUGA: Kemenperin Perkuat Ekosistem Industri Bambu Nasional dari Hulu ke Hilir
Selain itu, sinergi tol dengan Bandara Yogyakarta dan Kediri serta Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni diyakini akan menciptakan jaringan distribusi lebih luas. “Tahun 2026 akan menjadi tahun di mana Indonesia semakin ‘mengecil’ dalam jarak, tetapi semakin ‘membesar’ dalam skala ekonomi,” tambah Roy.
Para ahli memprediksi pembukaan tol baru akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, investasi, dan pariwisata di wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang tersentuh. Dengan konektivitas yang semakin lancar, Indonesia siap menghadapi peluang ekonomi baru di era modernisasi transportasi.






