Shalat Idulfitri Muhammadiyah Medan Soroti Kisah Negeri Saba’

Shalat Idulfitri Muhammadiyah Medan Soroti Kisah Negeri Saba’
SALAT IDULFITRI 2026: Jamaah Muhammadiyah Kota Medan melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H di Masjid Taqwa Ranting Setia Budi, dengan khutbah menyoroti kisah Negeri Saba’. (FOTO: Ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN ~ Warga Muhammadiyah di Medan melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 H secara serentak di berbagai lokasi pada Jumat, 20 Maret 2026. Salah satu pelaksanaan berlangsung di Masjid Taqwa Ranting Setia Budi yang dipadati jamaah sejak pagi hari.

Dalam khutbah Idulfitri, khatib Muhammad Irsyad menyoroti faktor-faktor yang menyebabkan kehancuran sebuah negeri, dengan mengambil pelajaran dari kisah Negeri Saba’ dalam Al-Qur’an.

Ia menjelaskan bahwa kehancuran suatu negeri terjadi ketika pemimpin bersikap zalim, tidak bersyukur, dan masyarakat mengabaikan nilai-nilai keimanan. Ia menegaskan bahwa pemimpin yang gemar berpesta tanpa memperhatikan rakyat akan memicu ketidakadilan dan penderitaan di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Polres Tapteng Amankan Salat Idulfitri Muhammadiyah, Situasi Kondusif

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pemimpin yang tidak bersyukur atas nikmat Allah SWT dapat menyebabkan hilangnya keberkahan dan kemakmuran. Kondisi tersebut diperparah ketika masyarakat tidak lagi peduli terhadap pemberian Tuhan sehingga menjauh dari nilai moral dan agama.

Kisah Negeri Saba’ Jadi Pelajaran Umat

Dalam khutbahnya, ia juga mengisahkan Negeri Saba’ yang dikenal sebagai negeri makmur dan subur. Namun, masyarakat Saba’ justru mengingkari nikmat Allah SWT hingga akhirnya Allah menghancurkan bendungan Ma’rib yang memicu banjir besar dan merusak seluruh kebun mereka.

BACA JUGA: Polres Labuhanbatu Siagakan 9 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Ia menegaskan bahwa kisah tersebut menjadi peringatan bagi umat agar tidak larut dalam kemakmuran tanpa rasa syukur. Menurutnya, keberkahan tidak akan bertahan jika manusia mengabaikan perintah Allah SWT.

Bacaan Lainnya

Shalat Idul Fitri Jadi Penguatan Nilai Moral

Pelaksanaan Shalat Idulfitri yang digelar Muhammadiyah di Medan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana penguatan nilai keagamaan dan moral di tengah masyarakat. Jamaah diharapkan membawa pesan khutbah ke dalam kehidupan sehari-hari. (KSC)

Pos terkait