Sekretaris IGTKI Aceh Utara: Tidak Ada Pengutipan BOP di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara

  • Whatsapp
Sekretaris IGTKI Aceh Utara: Tidak Ada Pengutipan BOP di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara
Laila Fitrianti, Sekretaris Ikatan Guru Taman Kanak - kanak Indonesia (IGTKI)

LHOKSUKON | kliksumut.com Dugaan kutipan Liar (Pungli) dana Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) sebesar 10 persen yang di duga dilakukan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Aceh Utara, yang sempat beredar di beberapa media online, yang dananya juga mengalir ke Bupati ternyata tidak benar.

Hal ini seperti Klarifikasi yang disampaikan Laila Fitrianti selaku Sekretaris Ikatan Guru Taman Kanak – kanak Indonesia (IGTKI) kepada media Senin (30/08/2021) lalu. Dirinya yang sudah bertugas di TK Kartika memasuki masa jabatan 5 tahun, yang ia ketahui dari sekolah tersebut tidak ada yang namanya pengutipan atau dikatakan pungli yang dikaitkan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara.

“Kami juga tidak pernah melakukan transaksi apapun dengan pihak dinas maupun pihak lainnya yang mengatasnamakan bahwa lembaga ada pengutipan 10% untuk pihak lain tidak ada,” sebut Laila.

BACA JUGA: Aceh Tamiang Hujan Lebat, Puluhan Rumah di Tiga Desa Terendam Banjir

Perlu diketahui Dana BOP tersebut masuk ke rekening lembaga, begitu masuk pihaknya lakukan cek print outnya terus dilakukan penarikan secara berdua dengan bendahara dan langsung di laporan ke Ketua yayasan Sekolah.

Terkait dengan isu yang beredar menurutnya, Itu ada pihak-pihak yang tidak senang karena dirinya melihat BOP ini tidak hanya diberikan untuk PAUD saja, di SD disebut Dana BOS dan SMP juga ada.
“Namun kenapa yang dipermasalahkan dari tahun ketahun itu BOP PAUD, saya ulangi tidak ada pihak dinas yang melakukan pengutipan pungli 10% terhadap sekolah-sekolah, baik di sini maupun sekolah-sekolah lain tidak ada itu,” beber Laila.

Dirinya juga menghimbau kepada teman-teman semuanya hendaknya memberikan keterangan yang sebaik-baiknya dan tidak ada menyebar fitnah dan men shere berita berita yang tidak benar karena itu nantinya juga akan merugikan diri sendiri dan bagi lembaga ini.

Pos terkait