LHOKSUKON | kliksumut.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala, MSi, meminta agar pendataan dan survei lokasi kegiatan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dilaksanakan dengan maksimal, sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil kawasan sasaran.
Hal itu disampaikan Sekda Dr A Murtala, MSi, ketika membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) 2 Percepatan Penyusunan Profil Kumuh dan Pembentukan Forum PKP Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 22 September 2022, di Oproom Kantor Bupati di Landing Kecamatan Lhoksukon.
BACA JUGA: Sekda Aceh Utara Tinjau 4.800 Siswa SMP Ikuti Asesmen Nasional
“Agar pendampingan dan proses pendataan dilakukan dengan maksimal, di sini Pak Camat dan Pak Geusyik berperan penting, sehingga datanya betul-betul sesuai realita di desa sasaran,” harap Murtala.
Hal itu, lanjutnya, misalnya dengan melibatkan Kepala Dusun di masing-masing desa dalam proses pendataan atau narasumber data. Dengan demikian data yang nantinya tertuang dalam dokumen profil perencaan program Kotaku ini lebih dapat dipertanggungjawabkan, dan pelaksanaan pembangunannya lebih tepat sasaran.








