KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini, Kamis (8 Oktober 2026), menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah cukup tajam.
IHSG pada Rabu (7/10/2026) ditutup turun 46,20 poin atau 0,75 persen ke level 6.146,72. Tekanan jual terlihat cukup kuat dengan 378 saham melemah, sementara 258 saham menguat dan 157 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp36,2 triliun dengan volume perdagangan 48,42 miliar saham.
Memasuki perdagangan Kamis, IHSG sempat menunjukkan upaya rebound. Data pembukaan perdagangan menunjukkan indeks naik sekitar 0,13 persen ke level 6.154.
BACA JUGA: Saham Hari Ini: IHSG Anjlok 0,75 Persen ke 6.146, Mayoritas Sektor Melemah
Saham Hari Ini: IHSG Masih Dibayangi Koreksi
Pelaku pasar masih mencermati sejumlah sentimen global, termasuk pergerakan bursa saham Amerika Serikat, imbal hasil obligasi AS, nilai tukar rupiah, serta arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Tekanan terhadap pasar saham global juga masih terlihat. Reuters melaporkan saham-saham Asia bergerak melemah pada Kamis akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap pasar obligasi dan kebutuhan pendanaan perusahaan teknologi untuk investasi kecerdasan buatan (AI).
Di dalam negeri, analis memiliki proyeksi yang beragam. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi mengalami koreksi menuju area 6.118–6.141, sementara sejumlah analis lain melihat peluang indeks bergerak sideways dengan kisaran sekitar 6.100–6.220.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Sejumlah saham masuk radar analis pada perdagangan Kamis (8/10/2026). MNC Sekuritas antara lain merekomendasikan BIPI, DEWA, HRTA, dan TLKM dengan strategi Trading Buy maupun Buy on Weakness.
Sementara itu, Ajaib Sekuritas menempatkan ELSA, DKFT, dan BULL sebagai saham pilihan hari ini, dengan perhatian terhadap sentimen pasar domestik dan global.
Reliance Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham, di antaranya BBRI, HMSP, SCMA, dan PGEO.
Investor juga perlu mencermati sektor-sektor yang sebelumnya menjadi pemberat IHSG. Pada perdagangan Rabu, sektor energi terkoreksi paling dalam sebesar 1,56 persen, disusul barang konsumen non-primer 1,21 persen dan barang baku 1,15 persen.
Strategi Investor Menghadapi Saham Hari Ini
Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, investor disarankan tidak terburu-buru melakukan pembelian hanya karena IHSG sempat menguat pada awal perdagangan.
Level support dan resistance perlu menjadi perhatian, sembari mencermati volume transaksi serta arus dana investor asing. Pada perdagangan Rabu, investor asing tercatat melakukan net sell sekitar Rp871,36 miliar di seluruh pasar.
BACA JUGA: Saham Hari Ini 6 Oktober 2026: IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Peluang Rebound
Bagi investor jangka pendek, saham dengan fundamental dan likuiditas kuat dapat menjadi perhatian. Namun, setiap keputusan transaksi tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko dan strategi investasi masing-masing.
Disclaimer: Informasi saham hari ini di atas merupakan rangkuman kondisi dan rekomendasi pasar, bukan ajakan membeli atau menjual saham. Investor perlu melakukan analisis dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi. (KSC)








