Dolar Hari Ini 8 Oktober 2026: Rupiah Menguat, Segini Kurs USD ke Rupiah

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp16.680 per Dolar AS, Dolar Menguat Usai Sinyal The Fed
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Dolar hari ini, Kamis 8 Oktober 2026, masih menjadi perhatian pelaku pasar seiring pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Data terbaru menunjukkan rupiah bergerak relatif stabil terhadap dolar AS. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), JISDOR pada Rabu, 7 Oktober 2026 berada di level Rp17.880 per dolar AS.

Sementara itu, data perdagangan USD/IDR pada 8 Oktober menunjukkan dolar AS berada di kisaran Rp17.873 hingga Rp17.899, dengan pergerakan yang masih fluktuatif sepanjang perdagangan.

BACA JUGA; Dolar Hari Ini 7 Oktober 2026: Rupiah Bergerak di Kisaran Rp17.900 per Dolar AS

Dolar Hari Ini Berapa Rupiah?

Bacaan Lainnya

Bagi masyarakat yang mencari informasi 1 dolar berapa rupiah hari ini, nilai tukar dapat berbeda tergantung sumber, waktu transaksi, serta kurs jual dan kurs beli bank atau penyedia valuta asing.

Sebagai gambaran, kurs tengah pasar pada Kamis, 8 Oktober 2026 berada di sekitar Rp17.890 per US$1.

Artinya, secara perkiraan:

Dolar AS Rupiah
US$1 ± Rp17.890
US$5 ± Rp89.450
US$10 ± Rp178.900
US$50 ± Rp894.500
US$100 ± Rp1.789.000
US$500 ± Rp8.945.000
US$1.000 ± Rp17.890.000

Catatan: angka di atas merupakan perhitungan berdasarkan kurs tengah sekitar Rp17.890 per dolar AS. Kurs transaksi bank, money changer, maupun platform pembayaran dapat berbeda.

Kurs Dolar BI

Bank Indonesia mencatat Kurs Transaksi BI untuk USD pada pembaruan terakhir 7 Oktober 2026 sebesar Rp17.999,55 untuk kurs jual dan Rp17.820,45 untuk kurs beli.

BI menjelaskan bahwa Kurs Transaksi BI disajikan dalam bentuk kurs jual dan kurs beli valuta asing terhadap rupiah. Sementara JISDOR menjadi referensi harga spot USD/IDR di pasar valuta asing Indonesia.

Rupiah Masih Dibayangi Pergerakan Dolar Global

Pergerakan rupiah tidak terlepas dari kondisi dolar AS di pasar global. Dolar AS masih berada di dekat level tertinggi dalam sekitar 18 bulan setelah risalah Federal Reserve menunjukkan kekhawatiran terhadap inflasi dan adanya pandangan yang relatif ketat mengenai kebijakan suku bunga.

Kondisi tersebut membuat pasar tetap mencermati arah kebijakan The Fed, imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta perkembangan ekonomi global.

Di sisi lain, harga minyak yang masih tinggi dan ketidakpastian geopolitik juga menjadi faktor yang dapat memengaruhi sentimen investor terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Apa Artinya bagi Masyarakat?

Perubahan kurs dolar hari ini penting diperhatikan oleh masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi menggunakan dolar AS.

Penguatan dolar dapat meningkatkan biaya impor, perjalanan ke luar negeri, pembayaran pendidikan, pembelian barang dari luar negeri, maupun kewajiban dalam denominasi dolar.

Sebaliknya, rupiah yang menguat dapat memberikan keuntungan relatif bagi masyarakat yang membutuhkan dolar untuk berbagai transaksi tersebut.

BACA JUGA: Dolar Hari Ini 6 Oktober 2026: Rupiah Tertekan, Cek Kurs USD ke Rupiah Terbaru

Bagi eksportir, importir, investor, dan pelaku usaha, pergerakan USD/IDR juga menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan strategi transaksi.

Dolar hari ini, Kamis 8 Oktober 2026, berada di kisaran Rp17.890 per US$1 berdasarkan kurs tengah pasar, sementara JISDOR Bank Indonesia pada 7 Oktober berada di Rp17.880 per dolar AS.

Namun, kurs dolar dapat berubah setiap saat mengikuti kondisi pasar. Untuk transaksi nyata, masyarakat sebaiknya melihat kurs jual dan kurs beli bank atau penyedia valuta asing pada saat transaksi dilakukan. (KSC)

Pos terkait