KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Dolar hari ini, Selasa 6 Oktober 2026, menjadi perhatian pelaku pasar seiring pergerakan rupiah yang masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Mengacu data Bank Indonesia (BI), kurs JISDOR USD/IDR pada 5 Oktober 2026 berada di level Rp17.917 per dolar AS. Angka tersebut turun 0,11 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara itu, data kurs transaksi BI yang terakhir diperbarui 5 Oktober menunjukkan kurs jual USD sebesar Rp17.987,49 dan kurs beli Rp17.808,51.
BACA JUGA: Dolar Hari Ini 5 Oktober 2026: Rupiah Bergerak di Kisaran Rp17.900 per USD
Kurs Dolar Hari Ini di BCA
Untuk transaksi melalui e-Rate BCA pada 6 Oktober 2026 pukul 06.16 WIB, dolar AS berada pada:
- Kurs beli: Rp17.855 per USD
- Kurs jual: Rp17.945 per USD
BCA mengingatkan bahwa kurs dapat berubah selama proses transaksi.
Rupiah Masih Dibayangi Sentimen Global
Pergerakan rupiah pada perdagangan Selasa (6/10/2026) masih menghadapi sejumlah tekanan. Salah satunya berasal dari penguatan dolar AS secara global dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury.
Ekspektasi pasar terhadap inflasi dan kebijakan suku bunga AS serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga menjadi sentimen yang diperhatikan pelaku pasar.
Analis pasar juga memperkirakan rupiah masih berpotensi bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan hari ini karena pasar mencermati perkembangan ekonomi global dan sentimen geopolitik.
Berapa Harga 1, 10, 50 dan 100 Dolar ke Rupiah?
Dengan menggunakan acuan JISDOR Rp17.917 per US$1, perkiraannya:
| Dolar AS | Nilai Rupiah |
| US$1 | Rp17.917 |
| US$10 | Rp179.170 |
| US$50 | Rp895.850 |
| US$100 | Rp1.791.700 |
| US$500 | Rp8.958.500 |
| US$1.000 | Rp17.917.000 |
Nilai tersebut merupakan perhitungan berdasarkan kurs referensi dan bukan otomatis menjadi kurs jual/beli di bank atau money changer, karena masing-masing penyedia valuta asing dapat menerapkan kurs yang berbeda.
BACA JUGA: Dolar Hari Ini 3 Oktober 2026: Cek Kurs USD ke Rupiah, Rupiah Menguat ke Rp17.898
Apa Arti Kenaikan Dolar bagi Rupiah?
Sederhananya, ketika nilai USD/IDR naik, berarti diperlukan lebih banyak rupiah untuk membeli US$1. Kondisi tersebut menunjukkan rupiah melemah terhadap dolar AS.
Sebaliknya, jika angka USD/IDR turun, kebutuhan rupiah untuk mendapatkan US$1 semakin kecil sehingga menunjukkan penguatan rupiah.
Bagi masyarakat, perubahan kurs dolar dapat berdampak pada biaya perjalanan ke luar negeri, pembayaran barang impor, pendidikan di luar negeri hingga transaksi bisnis yang menggunakan mata uang dolar.
Catatan: Kurs dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar. Untuk transaksi aktual, masyarakat sebaiknya mengecek kurs bank atau penyedia valuta asing pada saat transaksi. (KSC)







