Saham Hari Ini: IHSG Anjlok 0,75 Persen ke 6.146, Mayoritas Sektor Melemah

Saham Hari Ini: IHSG Dibayangi Pergantian Menkeu, Pasar Cermati Arah Kebijakan Fiskal
Ilustrasi pergerakan saham (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini, Rabu (7/10/2026), ditutup kurang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali terkoreksi setelah sehari sebelumnya menguat cukup signifikan.

IHSG ditutup melemah 46,21 poin atau 0,75 persen ke level 6.146,76. Pelemahan tersebut terjadi di tengah tekanan yang juga melanda sejumlah bursa saham di kawasan Asia.

Pada perdagangan hari ini, IHSG sempat bergerak di zona positif dengan level tertinggi 6.214. Namun, tekanan jual membuat indeks berbalik arah dan bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan.

Data perdagangan menunjukkan aktivitas transaksi saham cukup ramai. Sebanyak sekitar 47,78 miliar saham berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp36,19 triliun dan frekuensi perdagangan sekitar 1,53 juta kali transaksi.

BACA JUGA: Saham Hari Ini 6 Oktober 2026: IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Peluang Rebound

Bacaan Lainnya

10 Sektor Saham Melemah

Tekanan terjadi pada hampir seluruh sektor saham. Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, hanya sektor keuangan yang berhasil mencatat penguatan tipis.

Sektor keuangan naik sekitar 0,04 persen, sedangkan 10 sektor lainnya berada di zona merah.

Sektor energi menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, yakni sekitar 1,48 persen. Selanjutnya, sektor barang baku melemah 1,28 persen dan sektor barang konsumen primer turun 1,21 persen.

Data lainnya menunjukkan sektor industri, transportasi dan logistik, teknologi, properti, kesehatan, infrastruktur serta barang konsumen non-primer juga mengalami tekanan pada perdagangan hari ini.

Ratusan Saham Berakhir di Zona Merah

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, tekanan lebih banyak terjadi pada saham yang melemah.

Sebanyak 280 saham menguat, sementara 390 saham melemah dan 293 saham tidak bergerak. Kondisi tersebut menggambarkan dominasi tekanan jual pada perdagangan saham hari ini.

Beberapa saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain AKKU, ASMI, PGLI, MPXL dan INCI.

Sementara itu, saham yang mengalami tekanan terbesar antara lain UANG, ROCK, INTD, AGAR dan GMTD.

IHSG Tertekan Sentimen Global

Pelemahan IHSG hari ini juga tidak terlepas dari kondisi pasar saham global dan regional.

Bursa Asia mayoritas bergerak melemah. Investor kembali mencermati kenaikan harga minyak yang dipicu kekhawatiran terhadap pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.

Kondisi tersebut memunculkan kembali kekhawatiran terhadap inflasi dan arah kebijakan suku bunga global. Investor juga menantikan risalah rapat terbaru bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed).

Dari dalam negeri, cadangan devisa Indonesia pada September 2026 tercatat US$146,3 miliar, sedikit turun dibandingkan posisi bulan sebelumnya sebesar US$146,5 miliar. Meski turun, posisi cadangan devisa tersebut masih dinilai kuat karena setara dengan sekitar 5,3 bulan impor.

BACA JUGA: Dolar Hari Ini 7 Oktober 2026: Rupiah Bergerak di Kisaran Rp17.900 per Dolar AS

Saham Hari Ini dan Prospek Perdagangan Selanjutnya

Sebelum perdagangan Rabu, IHSG pada Selasa (6/10/2026) sempat menguat 1,21 persen ke level 6.192,93. Penguatan ketika itu didukung seluruh sektor, terutama teknologi, transportasi dan logistik, serta energi.

Koreksi pada perdagangan Rabu menunjukkan investor masih harus mencermati volatilitas pasar, terutama perkembangan harga minyak, pergerakan rupiah, sentimen bursa global serta kebijakan bank sentral dunia.

Sejumlah analis sebelumnya masih melihat peluang IHSG untuk kembali menguji level lebih tinggi, tetapi investor disarankan tetap memperhatikan level support dan resistance serta menerapkan manajemen risiko.

Disclaimer: Informasi ini merupakan berita dan rangkuman perkembangan pasar saham, bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor. (KSC)

Pos terkait