Saham Hari Ini 6 Oktober 2026: IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Peluang Rebound

CDIA Bantah Isu Akuisisi ExxonMobil, Saham Tetap Menguat
Saham (Ilustrasi)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pergerakan saham hari ini, Selasa 6 Oktober 2026, kembali menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan pada awal perdagangan.

IHSG dibuka menguat sekitar 0,33 persen ke level 6.139,13, atau naik 20,27 poin dibandingkan penutupan perdagangan Senin (5/10/2026). Penguatan tersebut sejalan dengan mayoritas bursa saham Asia dan global yang bergerak positif. 

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,36 persen ke level 6.118,86. Penguatan tersebut membuat pelaku pasar kembali mencermati peluang berlanjutnya rebound IHSG pada perdagangan saham hari ini. 

BACA JUGA:Saham Hari Ini 5 Oktober 2026: IHSG Dibuka Menguat, Investor Cermati Sentimen Global

Saham Hari Ini: Sektor Teknologi Jadi Perhatian

Bacaan Lainnya

Pada awal perdagangan Selasa, sektor teknologi menjadi salah satu penopang utama pergerakan IHSG. Data perdagangan awal menunjukkan indeks sektor teknologi sempat menguat lebih dari 2 persen. 

Sementara itu, indeks LQ45 juga bergerak positif. Saat pembukaan, LQ45 naik 0,37 persen ke posisi 605,46. 

Pergerakan sejumlah saham unggulan dan saham dengan kapitalisasi besar menjadi perhatian investor untuk menentukan strategi perdagangan sepanjang sesi I dan sesi II.

IHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memperkirakan penguatan IHSG masih berpotensi berlanjut dengan menguji area 6.150–6.200. 

Namun, investor tetap perlu mencermati volatilitas pasar karena tekanan global masih cukup tinggi. Pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat, kebijakan The Fed, perkembangan geopolitik, serta harga komoditas dapat memengaruhi sentimen pasar.

Analis juga memberikan pandangan berbeda mengenai arah IHSG. MNC Sekuritas, misalnya, masih melihat adanya risiko koreksi dan memperkirakan area 5.850–5.911 perlu dicermati.

Artinya, investor perlu memperhatikan level support dan resistance IHSG sebelum mengambil keputusan transaksi.

Saham Pilihan Hari Ini

Sejumlah analis pasar memberikan beberapa pilihan saham yang menarik dicermati pada perdagangan Selasa.

BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan antara lain PTBA, RATU, dan DSSA, dengan pandangan bahwa IHSG masih memiliki ruang menuju level 6.240. 

Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan MINA, RAJA, dan BRPT, sedangkan analis lainnya mencermati ADRO, INCO, MEDC, dan MINA. 

Rekomendasi tersebut merupakan pandangan analis dan bukan jaminan kenaikan harga saham. Investor tetap perlu mempertimbangkan profil risiko, fundamental perusahaan, valuasi, serta kondisi pasar sebelum melakukan transaksi.

Wall Street dan Bursa Asia Jadi Sentimen

Sentimen positif juga datang dari bursa Amerika Serikat. Pada penutupan Senin (5/10), S&P 500 naik 0,66 persen, Nasdaq Composite menguat 1,05 persen, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,18 persen. 

Di kawasan Asia, Nikkei, Hang Seng, dan sejumlah indeks regional juga bergerak positif pada awal perdagangan Selasa, meski beberapa bursa seperti Kospi dan Straits Times mengalami tekanan. 

Selain itu, investor mencermati ekspektasi kebijakan The Fed setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan pelemahan. Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi tekanan terhadap bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.

BACA JUGA: Saham Hari Ini: IHSG Rebound ke 6.036, Investor Masih Waspada di Awal Oktober

Strategi Investor Saham Hari Ini

Dengan kondisi IHSG yang baru mengalami rebound, investor disarankan tidak terburu-buru mengejar saham yang sudah mengalami kenaikan tinggi.

Beberapa hal yang dapat diperhatikan antara lain:

  • Level IHSG 6.150–6.200 sebagai area yang perlu dicermati.
  • Pergerakan saham berkapitalisasi besar.
  • Volume transaksi dan arus dana investor asing.
  • Sentimen bursa global dan Asia.
  • Pergerakan rupiah terhadap dolar AS.
  • Harga komoditas, terutama minyak dan batu bara.
  • Level support dan resistance masing-masing saham.

Perlu diingat, harga saham dapat berubah cepat selama jam perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Data dalam berita ini merupakan kondisi dan analisis pasar pada 6 Oktober 2026 dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. (KSC)

Pos terkait