Kepada wisudawan, rektor menegaskan, harus menyadari passion bukanlah seberapa intense seseorang berkomitmen pada tujuan, melainkan harus fokus dan konsisten melakukan sesuatu seiring berjalannya waktu.
“Gritty Leadership pada prinsipnya adalah melakukan self-improvement dari semua keadaan yang sedang kita alami,” katanya.
Di sisi lain, rektor memaparkan, memadukan Passion dan Perseverance sebagai wujud Gritty Leadership sedang dilakukan saat ini di Universitas Sumatera Utara.
Rektor menuturkan, transformation towards the Ultimate menjadi tagline kampanye untuk selalu meraih yang terbaik dalam tugas Tridarma.
BACA JUGA: USU Tuan Rumah, Peksimida 2022 Sukses Diikuti 89 Peserta
Seluruh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni sedang melakukan effort untuk menghasilkan skill, dan achievement menuju World Class University.
Menaikkan pemeringkatan QS WUR dari 1.201 – 1.400 di tahun 2022 menjadi 500 pada tahun 2026, menjadikan Akreditasi Unggul tahun 2023, dan memperbaiki Indikator Kinerja Utama (IKU) mencapai nilai 80.
Berbagai target prestasi tersebut hanya bisa diraih melalui self-improvement dari pimpinan satuan kerja, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan dan alumni di Universitas Sumatera Utara.
“Kita harus memiliki gritty leadership yang tidak menyerah karena hambatan yang ditemukan, harus tetap fokus dan konsisten menerapkan effort yang sedang kita lakukan,” kata rektor.
Rektor juga meminta wisudawan menjadi pembelajar yang tangguh, belajar sepanjang hayat dari dan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja.
“Modal besar yang Saudara miliki saat ini adalah lahir sebagai lulusan Universitas Sumatera Utara, yang merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia,” tegasnya.
Sebagai rektor, Muryanto berharap para lulusan dapat membantu tugas mereka di universitas dengan selalu memberikan informasi terkait aktivitas lulusan di dunia kerja setelah wisuda hari ini.








