KLIKSUMUT.COM | KARO ~ Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl. Penghasilan, Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, menghadang mobil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Minggu (18/1/2026). Aksi ini buntut dari kekecewaan pedagang karena menilai Satpol PP melakukan penertiban secara tidak adil.
Aksi hadang mobil Satpol PP ini memicu kemacetan kendaraan di lokasi kejadian bahkan menjadi tontonan warga setempat,
Pedagang Tuding Penertiban Pilih Kasih
Dalam aksinya, ratusan PKL berteriak dan menahan truk Satpol PP di tengah jalan. Mereka menilai petugas hanya menertibkan sebagian kecil pedagang, sementara ratusan lainnya tetap bebas berjualan di sekitar Jl. Perniagaan, Pusat Pasar, dan Terminal.
BACA JUGA: Puluhan Lapak PKL Liar di Jalan Jamin Ginting Binjai Dibongkar Satpol PP, Eksekusi Tetap Humanis
Salah seorang pedagang, Dedi Sinuhaji (45), mengatakan bahwa Satpol terkesan tutup mata dengan PKL yang hampir menutup sebagian jalan di kawasan Jl. Perniagaan, Pusat Pasar, dan Terminal Bus Berastagi.
“Ini tidak adil. Pilih kasih. Kami sangat berharap Pak Bupati mengevaluasi kinerja Kasatpol PP. Baru beberapa bulan dilantik, sudah tidak adil dalam melaksanakan tugasnya,” ujar Dedi.
Pedagang lain, M. Ginting (46) mengatakan bahwa Satpol PP hanya menertibkan pedagang di kawasan tertentu hingga menimbulkan ketidakadilan.
“Kalau di tempat lain, Satpol PP hanya sebatas datang, berdiri dan memarkirkan mobil saja, tapi tidak menertibkan PKL yang mengganggu jalan. Setiap hari, pedagang di situ bebas menjajakan dagangannya tanpa tindakan tegas dari petugas,” kecam Ginting.
BACA JUGA: Ganggu Arus Lalu-lintas, Pemkab Karo Tertibkan PKL Liar di Sekitar Pusat Pasar Berastagi
Satpol PP Klaim Tetap Lakukan Penertiban
Awak media mencoba menghubungi Kepala Satpol PP Karo, Jon Karnanta Sembiring. Ia mengakui jika pihaknya melakukan penertiban PKL di kawasan Jl. Penghasilan, Karo.
“Memang kami ada lakukan penertiban dan tolong berikan juga edukasi kepada para pedagang,” ujarnya singkat lewat pesan singkat WhatsApp.
Namun, ketika dimintai keterangan lebih lanjut terkait lokasi penertiban, Jon tidak lagi membalas pesan.
Dampak Aksi PKL
Aksi menghadang ini tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga menjadi sorotan masyarakat setempat. Warga yang melintas berhenti menyaksikan kericuhan yang terjadi, menunjukkan ketegangan antara pedagang dan aparat penegak peraturan daerah. (KSC)
REPORTER: Herman Harahap | Jaya Surbakti








