Rakernas Ikaplusdikmas Unimed 2025: Perkuat Peran Alumni dalam Inovasi Pendidikan Masyarakat di Era Digital

Rakernas Ikaplusdikmas Unimed 2025: Perkuat Peran Alumni dalam Inovasi Pendidikan Masyarakat di Era Digital
katan Alumni Pendidikan Luar Sekolah/Pendidikan Masyarakat (Ikaplusdikmas) Universitas Negeri Medan (Unimed) sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG – Ikatan Alumni Pendidikan Luar Sekolah/Pendidikan Masyarakat (Ikaplusdikmas) Universitas Negeri Medan (Unimed) sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 yang berlangsung secara hybrid luring di PKBM Laskar Pelangi, Deli Serdang dan daring via Zoom Meeting, pada Minggu (13/7/2025).

Agenda penting ini menjadi ajang strategis bagi alumni Penmas Unimed dalam merumuskan arah program kerja periode 2024–2027, dengan fokus utama pada pemberdayaan lulusan serta kontribusi aktif di tengah masyarakat.

Kolaborasi Alumni dan Kampus Jadi Kunci

Acara Rakernas dibuka secara virtual oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unimed, Elvi Mailani, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi alumni dalam merawat semangat kolaborasi. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara alumni dan institusi kampus dalam menjawab tantangan pendidikan nonformal saat ini.

BACA JUGA: Rektor Unimed Serahkan SK CPNS kepada 171 Dosen dan Tendik Baru, Dorong Transformasi Pendidikan Berkualitas

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Ikaplusdikmas dalam menggelar Rakernas ini. Diharapkan program kerja yang dirancang bisa berjalan seirama dengan visi dan misi kampus, sehingga kontribusi alumni lebih terasa dampaknya bagi masyarakat,” ujar Elvi.

Elvi juga menambahkan bahwa alumni harus terus aktif dalam penguatan literasi, edukasi berbasis komunitas, dan pengembangan kapasitas masyarakat.

Jurusan Penmas Dukung Penuh Program Alumni

Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat (Penmas) Unimed, Fauzi Kurniawan, M.Psi., hadir langsung dalam Rakernas dan menyatakan dukungan konkret dari jurusan terhadap semua agenda alumni.

“Jurusan Penmas siap berkolaborasi dalam berbagai lini: pengabdian masyarakat, pelatihan, hingga pendampingan alumni. Ini penting untuk meningkatkan kualitas lulusan dan dampak nyata di lapangan,” tegas Fauzi.

Ikaplusdikmas Hadir untuk Alumni dan Masyarakat

Ketua Umum Ikaplusdikmas Unimed, Eko Haryanto, S.Pd., M.I.Kom., menjelaskan bahwa Rakernas 2025 menjadi tonggak baru dalam mengonsolidasikan peran alumni.

“Kami ingin Ikaplusdikmas menjadi wadah produktif bagi alumni dalam berbagi ilmu, pengalaman, serta menjadi agen perubahan yang mendorong peningkatan literasi dan pendidikan masyarakat,” ungkap Eko.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi alumni lintas angkatan menjadi modal penting untuk menjawab tantangan di era digital.

“Inilah saatnya alumni bersatu dan aktif menggerakkan perubahan melalui aksi nyata. Terima kasih kepada FIP Unimed dan Jurusan Penmas atas dukungan moril dan strukturalnya selama ini,” tambahnya.

Program Prioritas: Dari PKBM hingga Pengembangan Kurikulum

Rakernas Ikaplusdikmas membahas sejumlah program strategis dan prioritas untuk tiga tahun ke depan, di antaranya:

* Pendampingan PKBM dan TBM: Memperkuat kapasitas lembaga pendidikan nonformal berbasis komunitas.
* Pelatihan Literasi dan Keterampilan: Menggelar seminar dan workshop daring-luring untuk masyarakat umum.
* Sinergi dengan Kampus: Mendorong pelibatan alumni dalam penelitian, pengabdian masyarakat, hingga perumusan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

BACA JUGA: Rektor Unimed Serahkan SK CPNS kepada 171 Dosen dan Tendik Baru, Dorong Transformasi Pendidikan Berkualitas

Komitmen Bersama Menuju Aksi Nyata

Rakernas ditutup dengan komitmen bersama seluruh pengurus dan peserta untuk memperkuat jaringan alumni dan memastikan implementasi rencana kerja dalam waktu dekat. Sesi penutup ditandai dengan foto bersama dan penyusunan rencana aksi yang segera dijalankan.

“Kita optimis, dengan semangat kolaborasi, Ikaplusdikmas bisa jadi contoh nyata bagaimana alumni berperan aktif dalam pembangunan pendidikan di Indonesia,” tutup Eko Haryanto. (KSC)

Pos terkait