SIMALUNGUN | kliksumut.com – Puluhan tahun tak tersentuh pembangunan, masyarakat Sigagak gotong royong memperbaiki jalan rusak di Jalan Swadaya Lingkungan II Sigagak, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Tampak warga Jalan Swadaya Lingkungan II itu bergotong royong memecahkan batu padas untuk memperbaiki jalan rusak dan tembok penahan saluran parit, Minggu (16/4/2023).
BACA JUGA: Polda Sumut dan Polres Simalungun Ungkap Kasus Perampokan Pakai Senpi Rakitan
Ketua Paguyupan Kerukunan Masyarakat Sigagak (PKMS), Selamat Riadi saat bergotong royong bersama masyarakat di Jalan Swadaya, Minggu (16/4/2023), mengatakan harapan kepada pemerintah memperbaiki jalan rusak ini tidak ada lagi.
“Kita sudah putuskan bersama masyarakat perbaikan jalan rusak ini diperbaiki dengan Swadaya, karena tidak ada harapan lagi kepada pemerintah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kerusakan jalan yang sudah 40 tahun terjadi di Jalan Swadaya Sigagak Lingkungan II begitu parah dan belum di aspal, karena tidak ada perhatian pemerintah sampai saat ini.
“Kondisi jalan kita ini masih tanah dan sebagian masih disisipi batu padas dan belum di aspal. Disaat musim penghujan kondisi jalan akan berlumpur digenangi air,” ungkap Selamat.
Menurut dia, dengan adanya kebersamaan masyarakat, badan jalan untuk tahap awal ini sudah bisa kita tutupi menggunakan batu padas dan sebagian parit juga sudah kita perbaiki.
Ia mengungkapkan, adapun sumbangan dana perbaikan jalan rusak ini berasal kesepakatan bantuan dari masyarakat.
BACA JUGA: Kapolres Simalungun dan Humas TPL Diundang Pesta Bona Taon PSBI Wilayah Parapat
“Sumber dananya dari warga setempat dan sebagian lagi dari para dermawan serta pengusaha yang sudi memberikan bantuan perbaikan jalan rusak ke kampung kita ini,” tukasnya.
Dia berharap ke depan, pemerintah dapat tersentuh hatinya memberikan perhatian serius mendukung pembangunan infrastruktur jalan di kawasan pemukiman warga.
“Kita harapkan dengan aksi gotong royong masyarakat memperbaiki jalan rusak ini, kiranya perhatian pemerintah dapat tersentuh hatinya,” tutup Riadi. (Ando)








