Menyahuti kekalahan itu, Ansyari Lubis melihat adanya kelemahan transisi yang diperagakan para pemainnya.
“Babak pertama kita nyerangnya bagus. Tapi ketika transisi itu yang jadi PR kita. Yang saya lihat ketika kita kehilangan bola, transisi kita terlampau lambat. Jadi transisi dari menyerang ke bertahan itu yang perlu kita asah di babak pertama. Tapi babak kedua, saya kira perubahan ada kita buat dan itu bisa berkembang. Dan kita bisa curi 1 goal,” ungkap pelatih yang akrab disapa Uwak itu kepada awak media usai laga.
“Artinya PR nya terlampau banyak tapi kita harus yakin kita harus percaya apapun ceritanya kita harus maju terus,” sambungnya.
Uwak juga memuji yang diisi skuat muda dan juga telah terbentuk lama.
“Artinya mereka bagus dari segi posisi segala macam. Saya kita mereka tim yang kompak tapi kalau kita mau bekerja bersama, baik itu menyerang maupun bertahan. Saya kira gak ada masalah,” sebutnya.
BACA JUGA: Imbangi PSMS, Pelatih YOB Puas Lihat Performa Anak Asuhnya
Disinggung hadirnya pemain baru, Nanang Apsirin dan Rizky Abdiansyah yang langsung diturunkan pada laga tersebut dapat pujian dari Uwak.
“Saya kira mereka cukup bagus dengan penampilan mereka hari ini 45 menit, saya kira cukup bagus. Status keduanya masih trial, Nanang status terakhir main di Persijap Jepara dan anak Riau,” ungkapnya mengakhiri.
Seperti diketahui Rizky Abdiansyah telah bergabung latihan sejak beberapa hari sebelumnya. Sementara Nanang Asripin baru hadir hari ini di Pekanbaru.
Nanang pernah memperkuat Perserang, PS Bangka, Perssu Sumenep, Persikad Depok, dan Cilegon United. Pemain kelahiran 28 Agustus 1988 itu juga pernah membela Persis Solo dan teranyar Persijap Jepara.
PSMS Medan sendiri akan melakoni laga ujicoba keduanya menghadapi PSPS Pekanbaru, pada Minggu (12/9/2021) sore. (BNL)








