KLIKSUMUT.COM | SAMARINDA – PSBS Biak harus menelan kekalahan telak 1-5 saat menghadapi Borneo FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Sabtu (11/4/2026). Hasil ini semakin menekan posisi PSBS di papan bawah klasemen.
Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengakui keunggulan tim tuan rumah yang dinilai tampil jauh lebih solid sepanjang pertandingan.
“Memang pertandingan tadi sangat bagus dan berjalan lancar, meskipun hasilnya tidak baik buat kita. Borneo adalah tim bagus, dari beberapa tahun lalu sampai sekarang mereka sangat solid. Kita ucapkan selamat,” ujar Mihail usai laga.
Meski kalah telak, pelatih asal Rumania tersebut tetap mencoba mengambil sisi positif dari pertandingan. Ia berharap timnya bisa belajar dan berkembang untuk tampil lebih baik ke depannya.
“Mudah-mudahan ke depannya kita masih bisa main lawan Borneo,” tambahnya.
BACA JUGA: Borneo FC Hajar Madura United 3-1, Terus Tempel Persib Bandung di Puncak Klasemen Super League
Selanjutnya, PSBS Biak akan menghadapi tantangan berat melawan Persija Jakarta. Mihail menyadari laga tersebut tidak akan mudah, mengingat lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim papan atas.
“Pertandingan lawan Persija itu sangat sulit, karena beberapa laga terakhir kita menghadapi tim-tim papan atas. Tapi kita berharap bisa menang dan akan melakukan persiapan yang baik supaya bisa memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Di tengah tekanan hasil, Mihail tetap berkomitmen memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman bertanding di level tertinggi.
“Kita juga ingin kasih kesempatan kepada pemain-pemain muda di Biak. Kemarin saat lawan Bali United kita beri kesempatan kepada Ardian dan Raja Siregar,” ungkapnya.
Sementara itu, pemain PSBS Biak, Raja Siregar, menilai timnya kehilangan fokus di awal babak kedua yang menjadi titik balik kekalahan.
BACA JUGA: PSBS Biak vs PSM Makassar 1-2: Juku Eja Akhiri Paceklik Kemenangan di Pekan ke-20
“Ya mungkin kami kurang siap di babak kedua. Gol cepat di awal babak kedua membuat kami jatuh,” singkatnya.
Kekalahan ini menjadi alarm serius bagi PSBS Biak yang kini berada di jurang zona degradasi. Evaluasi menyeluruh dan konsistensi permainan menjadi kunci jika ingin bertahan di kompetisi BRI Super League musim ini. (KSC)
TIM REDAKSI





