KLIKSUMUT.COM | CILACAP – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebermanfaatan sejumlah program prioritas pemerintah, terutama Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang kini menjadi pilar utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya pada acara groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Rabu (29/04/2026), Presiden menyebut program MBG mulai menarik perhatian dunia internasional.
Menurut Presiden Prabowo, sejumlah negara kini mulai mempelajari implementasi program MBG di Indonesia yang dinilai berhasil menjangkau masyarakat dalam skala besar.
“Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita. Di mana ada negara bisa memberi makan lebih 60 juta orang, lima kali seminggu. Ibu-ibu hamil diantar makan, lansia yang tidak berdaya juga dilayani,” ujar Presiden dikutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara, Jumat (1/5/2026).
Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas, terutama bagi sektor pertanian dan perikanan.
BACA JUGA: Nusantara Youth Institute Soroti Anomali Pengadaan Motor Listrik dalam Program MBG
Presiden menyoroti perubahan signifikan yang dirasakan petani dan nelayan sejak program ini berjalan. Hasil panen yang sebelumnya kerap tidak terserap pasar kini memiliki kepastian distribusi.
“Sekarang kita ubah. Hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar. Berapa pun yang mereka hasilkan akan diserap oleh bangsa Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, keberadaan dapur MBG di setiap desa turut memperkuat rantai distribusi pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru di daerah.
Tak hanya MBG, pemerintah juga mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan diresmikan 1.000 koperasi, dengan target 25.000 hingga 30.000 unit dalam satu tahun.
Koperasi ini dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang dilengkapi fasilitas modern.
“Koperasi bukan di atas kertas, tapi koperasi fisik. Ada gudang, cold storage, gerai, kendaraan, hingga alat pengering,” jelas Presiden.
BACA JUGA: Tingkatan Ekonomi Masyarakat: Pemkab Asahan Siap Lakukan Percepatan Program Koperasi Merah Putih
Program KDKMP diyakini mampu menyerap jutaan tenaga kerja serta memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan. Pemerintah menilai langkah ini sebagai bagian dari strategi besar untuk mengembalikan kekayaan negara kepada masyarakat.
Presiden menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah saat ini berpihak pada rakyat dan bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata.
“Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di pihak rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara program MBG dan KDKMP, pemerintah mendorong ekosistem ekonomi yang tumbuh dari desa, dikelola oleh masyarakat, dan hasilnya kembali untuk kesejahteraan rakyat secara luas. (KSC)
TIM REDAKSI





