KLIKSUMUT.COM | KUDUS – Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 menjadi ajang penting bagi kontingen kempo Sumatera Utara untuk membuktikan hasil latihan intensif mereka selama lebih dari tiga bulan terakhir. Digelar pada 18 hingga 21 Oktober 2025 di GOR Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, cabang olahraga kempo akan mempertandingkan 24 kelas dari nomor randori, embu berpasangan, dan embu beregu, dengan diikuti oleh 326 atlet dari berbagai provinsi.
Pelatih kempo Sumut, Jhon Piter Sihombing, mengungkapkan bahwa timnya datang ke Kudus dengan semangat tinggi dan tekad kuat untuk meraih hasil maksimal.
“Kita siap membuktikan bahwa atlet kita bisa bersaing dengan daerah lain. Kami tekankan kepada anak-anak untuk bertanding sekuat tenaga demi membawa harum nama Sumatera Utara,” tegas Jhon saat ditemui di Kudus, Jumat (17/10/2025).
Jhon menjelaskan bahwa tim kempo Sumut telah menjalani pemusatan latihan intensif selama lebih dari tiga bulan, dengan frekuensi latihan lima kali seminggu. Fokus utama latihan tak hanya pada peningkatan teknik dan fisik, tetapi juga pada penanaman mental juara dan kepercayaan diri bagi para atlet.
BACA JUGA: Ketua KONI Medan Dukung Penuh Kenshi Kota Medan Tampil di PON Bela Diri 2025 di Kudus
“Kepercayaan diri adalah kunci. Tanpa itu, teknik dan kekuatan tidak akan maksimal. Kami ingin mereka bertanding dengan penuh keyakinan,” ujarnya.
Pada PON sebelumnya (Sumut-Aceh), cabang kempo hanya mampu membawa pulang satu medali perunggu. Namun di edisi PON Bela Diri ini, Jhon optimistis timnya bisa mempersembahkan hasil yang jauh lebih baik.
Sumatera Utara mengirimkan 8 atlet campuran senior dan junior ke PON Bela Diri 2025, yakni: Alya Syahriany – Randori 50 kg Putri & Embu Pasangan Campuran Yudansha, M. Alkhuarazmi – Randori 55 kg Putra & Embu Pasangan Campuran Yudansha, Fuad Aditya – Randori 65 kg Putra, Frans Julius Purba – Randori 75 kg ke atas & Embu Tandoku Solo Putra 1 Dan, Rendi Afilio – Embu Pasangan Putra Kyu Kenshi, Fakhruddin Yuliansyah – Embu Pasangan Putra Kyu Kenshi & Embu Tandoku Solo Putra Kyu Kenshi, Raisa Alya – Embu Pasangan Putri Kyu Kenshi & Embu Tandoku Solo Putri dan Fadhila Mayka – Embu Pasangan Putri Kyu Kenshi
Tak hanya sekadar target medali, PON Bela Diri ini juga dijadikan sebagai tolok ukur kekuatan tim kempo Sumut jelang PON 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
BACA JUGA: Camat Medan Helvetia Resmi Berangkatkan Atlet Shorinji Kempo ke PON Beladiri Kudus
“Event ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang kami. Kita bisa mengevaluasi kekuatan lawan dan memetakan potensi yang dimiliki atlet-atlet muda,” tutur Jhon.
Ia berharap, khususnya para atlet muda, dapat menyerap banyak pelajaran berharga dari kompetisi ini dan bahkan membuat kejutan dengan penampilan luar biasa mereka. (KSC)








