KLIKSUMUT.COM | KARO – Kasus pembunuhan janda cantik, Lina Aprilina Br Simajuntak (48), akhirnya terungkap, setelah Polres Karo berhasil membekuk WSS (26) warga Kabupaten Samosir.
Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, SH, SIK., MM, MTr.Opsla menjelaskan, pelaku WSS ditangkap di rumahnya, Dusun Sihorbo-horbo, Desa Pamutaran, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir pada Rabu (27/8/2025) sekira pukul 05.30 WIB.
“Pelaku ditangkap tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tanah Karo bersama Unit Reskrim Polsek Berastagi di kampung halaman pelaku di Samosir,” sebut Eko.
BACA JUGA: Wanita Cantik Tewas Berlumuran Darah Hebohkan Warga Berastagi
Eko menegaskan, pelaku mengakui telah membunuh Lina Aprilina Br Simajuntak, kemudian melarikan diri untuk menghilangkan jejak.
“Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa korban,” tambah Eko.
Dari rumah pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya pakaian berlumuran darah, kaca mata, sandal dan pecahan keranjang plastik, serta sebilah pisau dapur yang diduga digunakan pelaku.
“Pelaku akan dijerat Pasal 339 subsider Pasal 338 KUHPidana tentang tindak pidana pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup,” tegas Eko.
BACA JUGA: Pria Setengah Baya Diduga Tewas Ditembak di Deliserdang
Meski pelaku telah diringkus, Eko belum dapat memberikan keterangan terkait motif pelaku hingga tega menghabisi nyawa korban.
“Kita masih melakukan pendalaman, pemeriksaan terhadap tersangka,” ujar Eko.
Atas keberhasilan meringkus tersangka WSS, tidak lupa Eko menyatakan apresiasi atas kerjasama personel Polres Karo dan Polsek, serta peran serta masyarakat dalam proses pengejaran pelaku.
BACA JUGA: Ini Kronologis Penembakan Hendra Tarigan: Pelaku Dikenali Sebagai Penadah Kopi Curian
Seperti diberitakan sebelumnya, janda cantik Lina Aprilina Br Simajuntak ditemukan tewas berlumurah darah di dalam kiosnya di kawasan Pajak Buah, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (24/8/2025) sekira Pukul 22:30 WIB.
Jenazah warga Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo ini sempat dibawa ke RSU Kabanjahe untuk menjalani visum, kemudian di bawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut, Jl. KH Wahid Hasyim Medan guna diotopsi. (KSC)
REPORTER: Herman Harahap








