KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – PT Permodalan Nasional Madani (PNM), anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., resmi merombak jajaran komisaris dan direksi perusahaannya. Perombakan ini diumumkan melalui keterbukaan informasi pada Jumat, 11 Juli 2025, dan menjadi sorotan karena menghadirkan sejumlah nama penting dari kalangan ekonom, birokrat, hingga politisi.
Perubahan terbesar terjadi di posisi Komisaris Utama, di mana Dradjad Hari Wibowo ditunjuk untuk menggantikan Arif Rahman Hakim. Dradjad bukan nama baru dalam dunia ekonomi dan keuangan nasional. Ia merupakan ekonom senior dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) dan pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2004–2009. Dradjad juga pernah menduduki kursi komisaris di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
BACA JUGA: PNM Liga Nusantara: Sumut United Dinobatkan Sebagai Juara Usai Tuntaskan Perlawanan Tornado FC
Selain Dradjad, dua nama baru juga ditambahkan dalam jajaran komisaris, yaitu Anas Puji Istanto dan Ardhya Pratiwi Setiowati. Anas merupakan pejabat senior di Kementerian BUMN, dengan jabatan terakhir sebagai Pelaksana Tugas Asisten Deputi Bidang Peraturan Perundang-Undangan. Ia dikenal berpengalaman dalam tata kelola hukum korporasi BUMN.
Sementara itu, Ardhya Pratiwi adalah mantan anggota DPR RI periode 2019–2024 dari Partai Gerindra, yang kini memperluas kiprahnya ke dunia pengawasan korporasi.
Tak hanya di jajaran komisaris, PNM juga mengumumkan masuknya dua direktur baru, yaitu:
Sahat Pangabahan Pangaribuan sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Sahat sebelumnya menjabat sebagai Division Head of Subsidiary Management di BRI dan dikenal sebagai bankir senior yang piawai di bidang keuangan strategis.
Henry Yunus Pangemanan sebagai Direktur Human Capital dan Kepatuhan. Henry sebelumnya merupakan direktur di perusahaan afiliasi PNM, yakni PT Mitra Utama Mandiri, dengan pengalaman panjang dalam pengelolaan SDM dan kepatuhan internal.
Dengan penambahan tersebut, susunan lengkap jajaran komisaris dan direksi PNM per keputusan tertanggal 4 Juli 2025 adalah sebagai berikut:
Susunan Komisaris PT Permodalan Nasional Madani (PNM):
* Komisaris Utama: Dradjad Hari Wibowo
* Komisaris Independen: Veronica Colondam
* Komisaris Independen: Nurhaida
* Komisaris: Iwan Taufiq Purwanto
* Komisaris: Anas Puji Istanto
* Komisaris: Ardhya Pratiwi Setiowati
Susunan Direksi PNM:
* Direktur Utama: Arief Mulyadi
* Direktur Operasional: Sunar Basuki
* Direktur Bisnis: Kindaris
* Direktur Digital dan Teknologi Informasi: Yusron Avivi
* Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Sahat Pangabahan Pangaribuan
* Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Henry Yunus Pangemanan
BACA JUGA: PNM Peduli Gelar Bakti Sosial Masjid di Masjid Ar-Rohmatul Hidayah
Transformasi Organisasi Menuju Penguatan UMKM
PNM, sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan Pegadaian, terus memperkuat struktur organisasinya guna mendukung misi pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya segmen ultra mikro dan UMKM.
Penunjukan tokoh-tokoh strategis di jajaran komisaris dan direksi ini dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat tata kelola, kepatuhan, serta mempercepat digitalisasi layanan dan manajemen risiko perusahaan. Dengan formasi baru ini, PNM diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di sektor keuangan mikro nasional. (KSC)








