REPORTER: Dahyati
EDITOR: Wali
KLIKSUMUT.COM | ACEH SELATAN – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, SSTP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas peran aktif ulama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan. Hal ini diungkapkannya saat membuka Musyawarah Pengurus Wilayah (Muswil) Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kabupaten Aceh Selatan ke-IV Tahun 2024, yang digelar di Gedung Pertemuan Rumoh Inong Tapaktuan, Senin (16/12/2024).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai dayah di Kabupaten Aceh Selatan ini berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Turut hadir Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Selatan, Tgk. H. T. Armia Ahmad, serta tokoh-tokoh ulama terkemuka di daerah tersebut.
BACA JUGA: Seorang Pria Diamankan Polres Aceh Selatan, Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkotika
Ketua Umum PW HUDA Aceh Selatan, Tgk. H. Erli Safriza Al-Yusufi, Lc., menjelaskan bahwa Muswil ini bertujuan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban PW HUDA periode 2019–2024, sekaligus memilih pengurus baru untuk periode 2024–2029. “Kami berharap kepengurusan baru nantinya dapat melanjutkan visi besar HUDA dalam memperkuat peran ulama dayah sebagai pilar perbaikan umat dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Kontribusi HUDA Bagi Kabupaten Aceh Selatan
Dalam sambutannya, Cut Syazalisma menyoroti berbagai kontribusi positif HUDA terhadap perkembangan sosial dan keagamaan di Aceh Selatan. Menurutnya, keberadaan ulama dayah sangat strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang Islami sekaligus mendukung program-program pemerintah daerah.
“Muswil ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi antarulama, melahirkan ide-ide baru, dan menyusun program kerja yang sejalan dengan pembangunan daerah. Peran ulama sangat dibutuhkan, terutama dalam menciptakan keharmonisan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia keagamaan,” kata Cut Syazalisma.
Harapan untuk Masa Depan
Pj Bupati juga berharap kepengurusan baru HUDA dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong program-program berbasis keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan umat. “Kita semua ingin Aceh Selatan menjadi daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai agama. Ulama dayah adalah salah satu ujung tombaknya,” tambahnya.
BACA JUGA: Peroleh Suara Tertinggi, Pasangan MANIS Optimis Menangkan Pilkada Aceh Selatan
Acara Muswil ini mendapat sambutan positif dari peserta yang hadir, yang mengapresiasi perhatian besar pemerintah terhadap ulama dan dayah. “Kami merasa dihargai, dan ini memberikan semangat baru untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ungkap salah satu peserta Muswil.
Dengan terselenggaranya Muswil HUDA ke-IV ini, diharapkan kolaborasi antara ulama dan pemerintah Aceh Selatan semakin solid dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. (KSC)








