MEDAN | kliksumut.com – Cewek bernama lengkap Ardianti Rizki Putri merupakan atlet cricket Kota Medan yang dipercaya memperkuat kontingen Sumatera Utara (Sumut) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang akan digelar 2024. Atlet yang berdomisili di jalan Pimpinan Medan ini, sedang fokus latihan dalam program Pelatihan Daerah (Pelatda) di lapangan Unimed dari Senin hingga Sabtu. Target bagi mantan atlet silat ini dengan genggaman keping emas sebagai hadiah buat masyarakat Sumut.
Alumni SMA Negeri 15 Medan ini tidak pernah menyangka olahraga cricket yang semula tidak digemarinya, kini telah membawanya menjadi bagian dari tim putri cricket Sumut. Mantan atlet PPLP Sumut mengaku pada awalnya, tidak menyukai olahraga cricket. Olahraga yang satu ini juga asing baginya yang dari kecil sudah belatih silat di Perguruan Tapak Suci Medan.
BACA JUGA: 642 Atlet Medan Masuk Pelatda PON Aceh-Sumut
Namun, seiring perjalanan waktu ingin mendulang prestasi dimulai saat dirinya merasa sedikit tertarik dengan salah satu bagian dalam permainan cricket yaitu melempar bola. Bagi anak dari pasangan Ardial dan Yanti Ningsih, hal melempar ini tidak asing dengan kebiasaannya saat duduk di bangku SMP bermain bola kasti bersama teman-teman sekelas.
“Saat awal melihat orang bermain cricket, saya hanya tertarik di bagian melempar bola atau istilah cricket bawling. Bagi saya ini lebih mudah karena kebiasaan bermain kasti dengan teman-teman sekolah pada masa SMP dulu,” ujar cewek yang akrab di sapa Rizki ini di Medan, Senin (6/11/2023).
Atlet yang dilahirkan 23 tahun silam ini menuturkan kompetisi olahraga antar atlet se-Indonesia bertajuk PON XXI/2024 di Aceh-Sumut tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan baik strategi, disiplin, kekompakan tim dan fisik terus dimatangkan. Keberadaan tim cricket putri Sumut semakin mantap dan solid, seiring dengan proses adaptasi yang dilakukan dari hari ke hari jelang laga menuju PON 2024. Hal ini tentu perlu dijaga dengan baik supaya kekompakan tersebut nantinya membuahkan prestasi.
Alumni STOK Bina Guna Medan ini telah berbulan-bulan lamanya menjalani Pelatda, membuat rasa jenuh melanda tim cricket Sumut yang dipersiapkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumut. Sebagai obat penawarnya, anak asuh Melven Ndoen ini berkunjung ke Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci yang bersandar di Dermaga 007 Bandar Deli, Belawan, Senin (23/10/2023). Kunjungan para atlet Pelatda dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumut disambut Palaksa KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Bambang Rudi Purwanto.
Anak bungsu dari dua bersaudara ini mengatakan para atlet juga butuh refreshing, guna menghilangkan kepenatan selama berbulan-bulan berlatih pagi dan sore selama di Pelatda. Untuk menghilagkan kepenatan tersebut atlet menyambangi KRI Bima Suci yang lagi berlabuh di Belawan. Aura penuh semangat terpancar dari atlet yang ingin mengetahui lebih dekat tentang KRI Bima Suci. Momen tersebut dimanfaat para atlet untuk menambah wawasan.
BACA JUGA:Targetkan Emas PON 2024, PBJI Sumut Kuatkan Konsolidasi dan Penyegaran Organisasi
Lebih lanjut pemilik tinggi 169 cm dan berat badan 65 menuturkan setiap aktivitas yang dilakukan atlet, pasti membutuhkan momen istirahat. Sejenak melepas lelah atau mencari suasana baru adalah bagian dari refreshing. Bayangkan, kalau seseorang atlet tidak memiliki waktu untuk jalan-jalan atau liburan, hal tersebut pasti akan memberikan efek negatif terhadap diri atlet tersebut. Tentunya efek negatif bagi seorang atlet yang kurang refreshing yakni tingkat stres pastinya akan lebih tinggi.
“Ya sebagai atlet juga butuh untuk refreshing sejenak, para atlet menjalani latihan yang cukup berat selama berbulan-bulan di Pelatda. Karena jika para atlet refresing maka dalam bertanding juga akan bisa fokus tanpa ada tekanan serta semangat. Fokus dalam bertanding itu penting, sehingga kemenangan dapat diraih dan para atlet dapat mempersembahkan emas kepada tim Sumut,” tutup kapten tim cricket putri Sumut ini. (BNL)








