MEDAN | kliksumut.com – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi secara cepat membentuk tim penyelamatan warga Sumatera Utara di Wamena, Papua untuk melakukan evakusi atas peristiwa pasca kerusuhan pada akhir September 2019 kemarin.
Gubernur juga telah memastikan bahwa warga Sumatera Utara yang disana, untuk terus melakukan kordinasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam keberadaannya dan kondisi disana.
“Tim sudah dibentuk, dan tinggal penanganannya bagi warga Sumut di Papua atau Wamena,” jelas Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahamayadi saat bersama para wartawan.
Edy juga menjelaskan bahwa tim tersebut langsung dibawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, sebab bila situasi disana belum bisa dipastikan aman atau belum sampai sekarang, sehingga tim yang dibentuk harus bisa mengatasi dalam hal kondisi apapun.
“Saya tegaskan, Tim akan segera bekerja dan akan berangkat ke Papua untuk memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan warga,” ungkapnya.
Gubernur juga menjelaskan bahwa belum mendapat data jumlah warga Sumut di Wamena atau yang berada di pengungsian sementara. Yang pasti, ujar Gubernur Sumatera Utara, Pemprov Sumut berupaya semaksimal mungkin melindungi warga di Wamena.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Riadil Akhir Lubis menyebutkan, tim pada Kamis, 3 Oktober akan mengirimkan tim perdana ke Wamena.
“Kita Insha Allah besok (Kamis, red) tim perdana dari BPBD dan Dinsos (Dinas Sosial) akan berangkat ke Wamena,” ucapnya kepada para wartawan.
Bahwa Riadil menjelakan bahwa Tim akan mendata warga Sumut dan memastikan kondisi dan kebutuhan masyarakat itu di Wamena. “Hasilnya akan dilaporkan ke Gubernur Sumut untuk tindak lanjut penanganan seperti apa, dan langsung dikerjakan,” jelas Riadil. (ant/eva)








