Pengamat Hukum dan Sosial Soroti Renovasi Ruangan Kemendikbud-Ristek senilai Rp. 6,5 Milyar

Pengamat Hukum dan Sosial Soroti Renovasi Ruangan Kemendikbud-Ristek senilai Rp. 6,5 Milyar
Pengamat Hukum dan Sosial Sumut Eka Putra Zakran, SH MH

“Hemat saya ruangan Menteri itu pasti masih bagus, jadi jangan kurang-kurangan terus dong, kesannya malah menjadi kelihatan tamak dan rakus. Sebab, kita masih dalam masa pandemi, jadi semuanya serba sulit. Nah, Menteri sejatinya memberi atau menawarkan solusi kepada rakyat, bukan nambah sakit hati,” paparnya.

BACA JUGA: Pensiunan PTPN II Buat Surat Sanggahan dan Pemblokiran Permohonan HGB ke BPN Deli Serdang

Harapan kita sebaiknya anggaran Rp 6,5 milyar itu kata Epza lagi, lebih diprioritaskan untuk keperluan-keperluan yang mendasar, urgensial dan/substansial. Atau setidak-tidaknya diprioritaskan untuk menambah dana bantuan operasinal sekolah. Dari pada untuk renovasi, ya lebih baik untuk tambahan BOS.

“Katanya Nadiem ini Menteri kabinet dari unsur kaum milenial, tapi kenapa tidak peka, harusnya lebih bijak, lebih cerdas dan peka terhadap masalah rakyat. Kalau masih berkutat pada persoalan merenovasi ruangan agar lebih dingin, lebih sejuk atau lebih empuk apanya yang milenial. Malah yang ada terkesan eforia atas jabatannya dan itu justru kelihatan sangat tidak berbudaya. Jika tak mampu memberi solusi, setidaknya jangan meambah penderitaan rakyat,” tutup Epza (BNL)

Pos terkait