KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) meluncurkan program sosialisasi daring berkala untuk siswa SMA dan SMK guna membentengi generasi muda dari ancaman narkoba, begal, dan judi online yang kian mengkhawatirkan.
Program ini akan digelar secara reguler dua minggu sekali dan menyasar seluruh sekolah tingkat menengah atas di Sumatera Utara yang telah terkoneksi jaringan internet. Setiap sesi akan berlangsung selama dua jam pelajaran dan berfokus pada pembekalan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, serta pentingnya disiplin sosial dan persatuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Anak-anak muda kita sekarang adalah calon pemimpin 10-20 tahun ke depan. Mereka harus disiapkan sejak dini agar tidak terpapar pengaruh negatif seperti narkoba dan judi online,” tegas Kepala Kesbangpol Sumut, Muliono, di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (14/10/2025).
BACA JUGA: PDI Perjuangan Bantu Korban Banjir di Medan Labuhan
Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi, melibatkan Dinas Pendidikan Sumut, Satpol PP, TNI, dan Polri. Tak hanya bersifat edukatif, pendekatan juga dilakukan secara persuasif dan refresif.
“Secara persuasif, kami rutin memberikan pembekalan melalui sosialisasi. Sedangkan secara refresif, Satpol PP bersama TNI dan Polri menggelar patroli malam setiap malam Kamis dan malam Minggu untuk mencegah aksi begal dan kenakalan remaja lainnya,” jelas Muliono.
Muliono menekankan pentingnya peran semua pihak dalam membangun sistem deteksi dini di lapangan. Menurutnya, efektivitas program sangat bergantung pada informasi dari tingkat bawah yang diteruskan secara berjenjang.
“Sistem informasi lapangan harus hidup. Sekolah, masyarakat, hingga aparat wajib terlibat aktif agar jika ada indikasi awal, bisa segera dilakukan tindakan cepat dan tepat,” ujarnya.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Sumut dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat karakter moral generasi muda, agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan sosial dan mental menghadapi tantangan zaman. (KSC)








