“Saya berharap setiap pihak yang terlibat dalam kegiatan pariwisata akan tetap konsisten menjaga protokol kesehatan, sehingga dunia pariwisata bisa kembaki bergeliat namun kesehatan fisik para wisatawan tetap terjaga secara prima”, harapnya.
Sebelumnya Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suryono menjelaskan bahwa, Aksi Pariwisata Rapid Test Swab Antigen ini digelar selain membangkitkan sektor pariwisata juga untuk membantu wisatawan di Kota Medan yang hendak bepergian dan ingin mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya agar terhindar dari Virus Covid-19.
Baca juga: Kasat Narkoba Polrestabes Medan Berikan Bantuan Ke Komunitas Yededhyadi
“Kegiatan ini merupakan upaya Pemko Medan untuk memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19. Artinya Rapid Test Swab Antigen dengan harga Rp 150 ribu dan dalam waktu 30 menit masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya,” jelas Agus.
Agus juga menjelaskan Aksi Pariwisata Rapid Test Swab Antigen yang merupakan kerjasama dengan Asosiasi Pariwisata dan Azizzi Clinic Medical Group ini selain di Counter Informasi Merdeka Walk, juga digelar di Counter Informasi Taman Sri Deli. Artinya wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas ini dari pukul 09:00 pagi sampai pukul 21:00 malam, selain itu aksi ini juga akan digelar selama proses Vaksin Covid-19 yang digelar Pemerintah.
Baca juga: LBH Medan: Lahan Eks HGU PTPN II Tidak Berhak Dialihkan ke Pihak Ketiga
“Kami memberikan kesempatan yang sangat luas bagi masyarakat yang berkeinginan untuk Rapid Test Swab Antigen agar dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan Pemerintah Kota Medan ini,” ungkap Agus.
Selanjutnya sebagai tanda dimulainya Aksi Pariwisata Rapid Test Swab Antigen, para pelaku Industri Pariwisata Kota Medan melaksanakan Swab Antigen salah satunya Ketua PHRI Sumut Deni Eswardana dan Ketua ASPPI Sumut, Echi.(Alian/rel)








