Pemkab Konawe Salurkan 100 Ton Beras untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

Pemkab Konawe Salurkan 100 Ton Beras untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh
SERAHKAN BANTUAN BENCANA: Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim menyerahkan bantuan 100 ton beras kepada Sekda Aceh M. Nasir di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (27/1/2026). (FOTO: Adli Safwan)

KLIKSUMUT.COM | BANDA ACEH ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 100 ton beras untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian antardaerah dalam meringankan beban korban bencana.

Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (27/1/2026).

Wujud Kepedulian Antarwilayah

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, menyampaikan belasungkawa mendalam dari seluruh masyarakat Konawe atas musibah yang melanda Aceh. Ia menegaskan bahwa Pemkab Konawe berupaya hadir dan berbagi untuk membantu meringankan penderitaan masyarakat terdampak.

BACA JUGA: Pemprov Lampung Serahkan Bantuan Rp500 Juta Bencana Aceh

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Konawe, kami berusaha untuk berbagi. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Aceh. Musibah ini di luar prediksi kita semua,” ujar Syamsul Ibrahim.

Syamsul juga menyebutkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan pascabencana di Aceh. Ia juga menyoroti besarnya tantangan pemulihan daerah terdampak, mengingat estimasi biaya recovery diperkirakan mencapai Rp100 triliun.

Dorong Gotong Royong Nasional

Syamsul Ibrahim menekankan pentingnya semangat gotong royong nasional dalam mempercepat pemulihan Aceh. Menurutnya, dukungan dari seluruh elemen masyarakat Indonesia menjadi kunci agar Aceh dapat bangkit kembali.

BACA JUGA: Gubernur Aceh Terima Bantuan PMI Nasional, Percepat Pemulihan Pascabencana

Bacaan Lainnya

“Jika mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, diprediksi Aceh akan pulih normal dalam waktu lima tahun ke depan,” katanya.

Ikatan Emosional dan Peran Keluarga

Selain membawa bantuan, Syamsul Ibrahim juga mengungkapkan ikatan emosional pribadinya dengan Aceh. Ia mengenang kunjungannya ke Aceh pada 1991 sebagai perwakilan senat mahasiswa ekonomi pada masa kepemimpinan Gubernur Ibrahim Hasan.

Dedikasi keluarga Syamsul dalam membantu penanganan bencana Aceh juga tampak dari keterlibatan putrinya sebagai relawan medis.

BACA JUGA: Pemerintah Aceh Maksimalkan Bantuan Bencana ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

“Putri saya sudah satu minggu berada di Aceh Tamiang sebagai relawan di bawah naungan Kementerian Kesehatan. Pada hari kedua musibah di Aceh, putri saya meminta izin untuk mendaftar sebagai salah satu relawan,” ucap Syamsul.

Sementara itu, Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan serta perhatian dari masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Konawe. Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh kepada masyarakat Konawe.

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur menitipkan salam untuk masyarakat Konawe dan jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Saat ini, beliau berdua masih berada di lapangan mendampingi sejumlah menteri untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal,” ujar Nasir. (KSC)

REPORTER: Adli Safwan

Pos terkait