KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan terus mengakselerasi langkah strategis guna memastikan arah pembangunan daerah selaras dengan kebijakan nasional.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pemerintahan (RakorPem) yang digelar di Aula Dinas Kesehatan, Jumat (17/4/2026), sebagai forum konsolidasi lintas sektor untuk menyelaraskan program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
RakorPem kali ini dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, yang hadir mewakili Bupati. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga camat dan kepala instansi layanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.
BACA JUGA: Harapkan Keberkahan, Khidmat Walimatul Safar dan Tepung Tawar Calon Jamaah Haji di Asahan
Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan upaya memperkuat koordinasi dan mempercepat implementasi kebijakan secara terintegrasi.
Dalam arahannya, Rianto menekankan bahwa RakorPem bukan sekadar agenda rutin administratif, melainkan forum strategis untuk merumuskan langkah konkret menghadapi dinamika ekonomi global yang turut memengaruhi kondisi daerah.
Ia menegaskan pentingnya menghadirkan kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan tanpa hambatan birokrasi.
“Pemerintah daerah harus bergerak lebih adaptif dan solutif. Kita tidak cukup hanya menjalankan program, tetapi memastikan setiap kebijakan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah kesiapan daerah dalam mendukung program prioritas pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Pada sektor ketahanan pangan, Pemkab Asahan menargetkan percepatan program cetak sawah serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan berbasis potensi lokal.
Di bidang kesejahteraan sosial, perhatian diarahkan pada optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar serta penguatan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Sementara itu, sektor pendidikan didorong melalui pengembangan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda guna mencetak generasi muda yang berdaya saing.
Aspek lingkungan juga tidak luput dari perhatian. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya terhadap Gerakan ASRI sebagai langkah menjaga kebersihan, keindahan, sekaligus keseimbangan ekologi wilayah.
Selain fokus pada program eksternal, Pemkab Asahan turut melakukan pembenahan internal melalui penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Sistem ini dirancang untuk memetakan kompetensi secara objektif dan transparan, sehingga penempatan jabatan dapat dilakukan berbasis kinerja dan merit. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan birokrasi yang lebih profesional, efektif, dan adaptif terhadap perubahan.
BACA JUGA: Spirit Filantropi di Balik Silaturahmi: Ribuan Warga Muhammadiyah Asahan Himpun Infaq Rp145 Juta
Di sektor sosial, program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tetap menjadi prioritas. Pemerintah daerah memandang penyediaan hunian layak sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga berpenghasilan rendah.
RakorPem ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemkab Asahan dalam memperkuat sinergi antarperangkat daerah. Dengan kolaborasi yang solid antara OPD, pemerintah kecamatan, dan unit layanan publik, visi pembangunan daerah diharapkan dapat diwujudkan secara nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan optimistis dapat menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terukur secara administratif, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari





