Pemerintah Aceh Peringati 21 Tahun Tsunami dan Doa Bersama Korban Banjir-Longsor Aceh

Pemerintah Aceh Peringati 21 Tahun Tsunami dan Doa Bersama Korban Banjir-Longsor Aceh
PERINGATAN TSUNAMI DAN DOA BANJIR: Pemerintah Aceh memperingati 21 Tahun Tsunami Aceh dan menggelar doa bersama untuk korban banjir dan tanah longsor di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. (FOTO: Adli Safwan)

KLIKSUMUT.COM | BANDA ACEH ~ Pemerintah Aceh memperingati 21 Tahun Tsunami dengan menggelar doa bersama untuk para korban banjir dan tanah longsor. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (24/12/2025).

Hadir Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Ustadz Abdul Somad (UAS) dan ribuan jamaah. Turut hadir para alim ulama, unsur Forkopimda Aceh, Forkopimda Banda Aceh, jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta masyarakat dari berbagai daerah dan

Pemerintah Aceh bersama masyarakat mengenang kembali peristiwa tsunami 2004 sekaligus memanjatkan doa bagi para korban bencana alam yang saat ini melanda sejumlah wilayah di Aceh, khususnya banjir dan tanah longsor.

BACA JUGA: Perempuan-perempuan Tangguh di Balik Peristiwa Tsunami Aceh 20 Tahun Silam

Refleksi Tsunami dan Kepedulian Sosial

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan 21 Tahun Tsunami Aceh sebagai momentum refleksi bersama. Ia menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah berbagai ujian yang dihadapi Aceh.

Rangkaian kegiatan peringatan tersebut menghadirkan tausiah oleh Ustadz Abdul Somad serta zikir bersama. Ribuan jamaah mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan dan ketertiban.

Fadhlullah berharap tausiah dapat memberikan ketenangan batin sekaligus membangkitkan semangat masyarakat Aceh.

“Mudah-mudahan tausiah dari Ustadz Abdul Somad dapat menjadi penyejuk hati dan semangat kebangkitan masyarakat Aceh,” ujar Fadhlullah.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Peringati 19 Tahun Tsunami Aceh, AHY dan SBY Ziarah ke Kuburan Massal Siron

Pemerintah Aceh Ajak Jaga Kedamaian

Pada kesempatan itu, Fadhlullah juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kedamaian dan ketenteraman di Aceh. Ia menyinggung adanya perselisihan yang sempat terjadi antara aparat TNI/Polri dan masyarakat pada 25 Desember 2025 di beberapa wilayah, seperti Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Aceh Timur.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap mengendalikan sikap dalam situasi bencana.

Fadhlullah menegaskan pentingnya kebijaksanaan, kekompakan, dan persatuan antara TNI/Polri dan masyarakat dalam menjalankan misi kemanusiaan membantu korban bencana.

“Kami berharap, TNI/Polri untuk menahan diri dalam situasi ini, dan kepada masyarakat, mari kita bersatu padu dalam misi kemanusiaan. Mari jaga kekompakan untuk membantu saudara kita dalam menghadapi bencana ini,” tegas Fadhlullah.

BACA JUGA: Yayasan Nurjiwa Malaysian Serahkan Bantuan Tanggap Darurat Bencana Aceh

Tausiah UAS dan Bantuan untuk Korban Bencana

Sementara itu, UAS dalam tausiahnya menyampaikan bahwa masyarakat Aceh merupakan generasi yang lahir dari rahim para pejuang sehingga memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga Aceh, merawat generasi muda, serta menegakkan nilai amar ma’ruf nahi mungkar sebagai landasan kehidupan.

“Orang Aceh sedang ditanam untuk bertumbuh. Mari kita jaga Aceh, mari jaga anak-anak kita, mari tegakkan amar ma’ruf nahi mungkar di bumi Aceh,” ajaknya.

Pada kegiatan tersebut, UAS juga menyerahkan bantuan kemanusiaan yang bersumber dari Yayasan Tabung Wakaf Umat untuk Aceh. Bantuan tersebut berupa satu ton daging rendang, 10 ton beras, satu unit mobil colt diesel berisi pakaian layak pakai.

Selain itu, UAS juga menyerahkan mushaf Al-Qur’an, buku Iqra, serta rencana renovasi masjid-masjid yang terdampak bencana. Seluruh bantuan akan disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak banjir di Provinsi Aceh. (KSC)

REPORTER: Adli Safwan

Pos terkait